Wisata

Dongkrak Parawisata Humbahas, Dinas Pariwisata Gelar Pelatihan Arung Jeram

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) melalui Dinas Parawisata terus berupaya meningkatkan geliat parawisata di daerah tersebut.

Selain pembenahan berbagai bidang, pemerintah setempat juga berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menopang aktivitas tumbuhkembangnya kepariwisataan di daerah yang kaya akan potensi wisata alam itu.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Humbahas Hotmauli Dinauli Butarbutar menyebut, pihaknya akan melaksanakan kegiatan pelatihan arung jeram gratis bagi masyarakat Humbang Hasundutan selama enam hari, yakni tanggal 24 sampai dengan 29 Juni di Kecamatan Baktiraja.

“Selain menguji adrenalin melawan derasnya air sungai di Baktiraja, para peserta juga nantinya diharapkan dapat menjadi pelaku usaha wisata guna mendorong peningkatan kunjungan wisatawan di Humbang Hasundutan melalui olah raga ekstrim itu,” ujar Hotma kepada wartawan, Jumat (21/6/2019).

Khusus untuk wisatawan peminat arung jeram, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan serta mengembangkan potensi sumber daya alam (SDA) yang ada. “Seiring  dengan itu, SDM-nya juga kita benahi melaui berbagai pelatihan. Salah satunya pelatihan Arung jeram yang akan kita laksanakan lusa,” terangnya.

Lokasi pelatihan akan diadakan di Sungai Aek Silang dan Sungai Aek Simangira, Bakkara, Kecamatan Baktiraja. Hotmauli berharap kegiatan dimaksud dapat menjadi salahsatu bentuk promosi potensi arung jeram di Humbahas, khususnya di Kecamatan Baktiraja.

“Sungai itu sangat potensial dikembangkan,” jelasnya.

Senada dikatakan Kabid Promosi, Barton Naibaho.  Diutarakannya, potensi arung jeram di Kecamatan Baktiraja memiliki keunikan tersendirikarena langsung bermuara ke Danau Toba.

“Setelah lelah mengarungi sungai Aek Silang dan Aek Simangira, finisnya menikmati Danau Toba dengan suguhan pemandangan yang menakjubkan,” imbuhnya.

Dipaparkan, selain di Kecamatan Baktiraja terdapat juga di Kecamatan Parlilitan dan beberapa titik lainya. Di mana, melalui kegiatan itu nantinya diharapkan semua potensi SDA dapat dikembangkan sehingga membangkitkan semangat kepariwisataan di Humbahas.

“Di Parlilitan, terutama Sungai Simonggo juga sangat berpotensi. Sudah ada sepuluh orang dari sana mendaftar untuk mengikuti pelatihan,” ujar Barton.

Untuk instruktur dan narasumber pihaknya melibatkan Politekpar Medan, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Sumatera Utara, Asahan Rafting dari Kabupaten Toba Samosir serta federasi arung jeram lainnya.

Materi Pelatihan meliputi pengenalan potensi arung jeram, pengenalan peralatan, pelatihan renang, pelatihan penyelamatan, pelatihan teknik dasar, pelatihan kepemanduan, serta management pengelolaan arung jeram. (sht)