Wisata

Desa Wisata Simalungun Belum Punya Perda

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Sepuluh anggota Pansus DPRD beserta lima Eksekutif Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat studi banding ke Komisi IV DPRD Simalungun, Senin (22/7/2019).

Kunjungan DPRD Bengkayang terkait desa wisata di Kabupaten Simalungun. Namun sayang, desa wisata di daerah ini belum punya peraturan daerah (Perda).

Hal tersebut diutarakan Ketua Komisi IV DPRD Simalungun Umar Yani di ruang kerjanya.

“Kunjungan anggota DPRD Bengkayang terkait dengan desa wisata. Simalungun kan banyak daerah wisata, tetapi kita belum punya Perda tentang Pariwisata. Pemerintah Simalungun baru mau buat pengusulan ke DPRD, tetapi belum sampai sama DPRD,” ujarnya.

Menurutnya, kedatangan anggota DPRD Bengkayang khusus ingin mengetahui desa wisata di Simalungun.

“Mereka hanya ingin mengetahui dimana dan berapa desa wisata serta apa perdanya. Nah, ternyata perda itu belum ada,” sebutnya.

Sementara Ketua Tim DPRD Bengkayang Siman Siahaan mengatakan, pihaknya dari Panitia Khusus (Pansus) yang akan membentuk peraturan daerah untuk mengelola wisata.

“Kami (DPRD Bengkayang) merasa kalau Simalungun sudah punya Perda soal itu. Makanya kami memilih Simalungun sebagai tempat study banding. Sebab, peraturan daerah itu untuk menggali aturannya, makanya kami ingin belajar,” ucapnya. (Mag05/des)