Wisata

Danau Toba Menuju Bali Baru, Warga Dibekali Pelatihan Manajemen Pondok Wisata

PARAPAT, FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (disparbub ) mengelar kegiatan pelatihan manajemen home stay dan pondok wisata (Rumah Wisata) guna mendukung program Kementerian Pariwisata sebagai daerah destinasi wisata menuju ‘Bali baru’.

Pelatihan home stay tersebut digelar di Atsari hotel Parapat , yang dihadiri ratusan peserta dari pemilik pondok, penginapan dan hotel pada, Kamis(14/11/2019)

Acara dibuka oleh Kadis Parbud Simalungun Resman Saragih melalui sekretaris, Anson Napitupulu menyampaikan, kegiatan pelatihan homestay bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata yang fungsional, menuju destinasi wisata Bali baru.

“Dibutuhkan daya saing dan daya tarik destinasi kepariwisataan jika dikelola dengan baik, maka akan mampu mengangkat kehidupan masyarakat yang lebih baik, karena sektor ini mampu menggerakkan roda perekonomian langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Sekaligus mendorong pertumbuhan dan perkembangan wilayah di sekitar objek wisata,” kata Anson disela-sela kegiatan,

Dijelaskan Anson, menggalakkan pariwisata berbasis masyarakat untuk pengembangan pariwisata tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan oleh Pemerintah. Tetapi senantiasa bersinggungan dengan aspek lainnya, seperti ketersediaan akomodasi para wisatawan.

” Pelaksanaan pelatihan manajemen atau pondok wisata ini dapat merubah mindset kita pada aspek hospitality, atau pelayanan dan keramahan sebagai di daerah destinasi pariwisata. Oleh karena itu, diminta pemilik pengelola agar menggunakan sarana dan prasarana dengan baik, perhatikan aspek kebersihan dan selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada tamu yang menginap, karena dari situlah pengunjung merasa nyaman,” ujar Anson.

Sementara itu, Zulpanuddin Dalimunthe sebagai Kabid Sarana dan Prasarana menyampaikan, kegiatan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat. Karena bisnis pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keunikan dan kekayaan alam. Akan tetapi harus memiliki rasa kebudayaan, historis, kearifan lokal dan infrastruktur fisik yang baik.

” Pelaku wisata atau pemilik pondok, penginapan dan hotel harus bisa menjamin kualitas sumber daya manusianya, harus mampu menerapkan unsur sapta pesona yang konsisten, serta melayani dengan baik, sehingga minat pengunjung ataupun wisatawan yang datang ke kabupaten Simalungun khusus Danau Toba lebih meningkat lagi, dan kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan ini, selamat belajar dari narasumber. Agar dapat saran, ide dan ilmu sehinga mampu aplikasi di lapangan,”katanya.

Untuk itu, melihat dari histori kunjungan wisatawan ke Provinsi Sumatera Utara yang terus bertambah terutama dengan adanya objek wisata baru di Kabupaten Simalungun, hal ini menunjukan bahwa perkembangan industri pariwisata kita di sangat menjanjikan.

“Kabupaten Simalungun memiliki banyak objek wisata yang menjadi magnet bagi wisatawan, berupa pegunungan, pantai hingga kekayaan Danau Toba. Harapan kita ke depan objek wisata di Kabupaten Simalungun terus tumbuh dan berkembang sehingga bisa menjadi penopang peningkatan perkembangan ekonomi bagi masyarakat dan Kabupeten Simalungun saat ini tengah serius mengembangkan pariwisata dan pengembangan homestay di daerah wisata,” kata Dalimunthe.

Giliran Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Tambunan sebagai narasumber menyampaikan, bahwa di Kecamatan Girsip cukup banyak pontensi wisata alam yang mampu digali lagi, namun sampai saat ini hal tersebut belum tersentuh dan butuh anggaran sebagai faktor pendukung.

“Kita sebagai Pemerintah Kecamatan mengharapkan Peran serta dari Dinas Pariwisata untuk membenahi dan mempromosikan tempat air terjun Sipangan Bolon, Sibaganding, dan lainnya termasuk kawasan puncak Campingground, sebagainwisata alam dengan pemandangan indah dari sana, guna mendukung agenda wisata nantinya di Parapat ini,” kata Eva Tambunan.

Kegiatan ini dipacu lewat para nara sumber yang handal dibidangnya seperti Prof DR Sumihar Sebastiana, SSos, Msi, dan Rahimal K Noor sebagai pemilik home stay , yang juga berhasil menikmati di wisata Parapat.

Di sesi acara, Sekdisparbud Simalungun Anson Napitupulu juga memberikan alat pelatihan secara simbolis kepada pemilik homestay. (rel)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close