Showbiz

Reza Artamevia Mengaku Bersalah Pakai Sabu

FaseBerita.ID – Penyanyi Reza Artamevia (RA), mantan istri Adjie Massaid ditangkap pihak kepolisian atas penggunaan narkoba jenis sabu. Adapun, barang bukti sabu yang ditemukan memiliki berat 0,78 gram.

Dia pun mengaku bersalah dan menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak. Khususnya kepada orang tuan dan anak-anaknya.

‘Izinkan saya Reza Artamevia pada kesempatan ini menyampaikan permohonan maa sebesar-besarnya, kepada anak-anak, orang tua, adik-adik saya, keluarga besar dan guru, para sahabat dan kerabat serta semua pihak yang mendukung saya,” ujarnya dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9).

Diva papan atas Tanah Air bersama Titi DJ dan Krisdayanti ini pun berharap perbuatan yang tidak baik ini jangan ditiru oleh masyarakat. Dia yang juga pernah direhabilitasi atas penggunaan obat bernama Asfat pada 2016 lalu ini akan menjadikan kasus barunya ini sebagai pembelajaran bagi dirinya sendiri.

“Saya mohon maaf lahir batin atas kesalahan yg saya perbuat, semoga hal ini tidak dicontoh dan menjadi pelajaran, bagi saya khususnya. Mohon doanya, saya juga berterimakasih kepada pihak kepolisian, khususnya reserse narkoba, polda metro jaya dan semua selama saya disini . mohon maaf dari saya untuk semua pihak,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus pun menuturkan bahwa ketika dilakukan penangkapan di sebuah restoran di kawasan Jakarta Timur, RA bersikap kooperatif.

“Kooperatif, memang ditemukan sabu-sabu di di dalam tas 1 klip yang beratnya 0,78 gram,” tegasnya.

Beli Sabu 0,78 gram Seharga Rp 1,2 juta

Reza Artamevia (RA) ditangkap atas transaksi dan penggunaan sabu seberat 0,78 gram. Wanita berusia 45 tahun ini ditangkap usai bertransaksi sabu dengan pengedar berinisial F yang kini menjadi DPO (daftar pencarian orang).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan bahwa barang haram tersebut ditransaksikan dengan uang berjumlah Rp 1,2 juta. “Rp 1,2 juta dia beli beratnya 0,78 gram sabu-sabu, masih kita lakukan pengecekan,” ungkapnya dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9).

Dalam penangkapan tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti pelaku. Mulai dari sabu, dompet serta alat hisap bong.

“Pada Jumat 16.00 WIB dan yang bersangkutan kita tangkap, pada saat itu kita lihat ada sabu-sabu 1 klip. Dan kita geledah di rumahnya Cirendeu, dan kita temukan bong,” ujar dia.

Atas perbuatannya, RA dikenakan pidana pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. RA terancam hukuman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara.

“Pasal yang ditersangkakan kepada yang bersangkutan, pasal 112 ayat 1, pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara,” tandasnya. (jp/int)





Back to top button