Showbiz

Lucy Dinda Ardila, Putri Asahan Tekuni Model

ASAHAN, FaseBerita.ID – Lucy Dinda Ardila (15), putri asal Kabupaten Asahan memiliki segudang prestasi di bidang model dan fashion. Bahkan pernah menjuarai audisi di tingkat provinsi, nasional hingga internasional.

Model cantik kelahiran 28 Mei 2004 itu telah meraih pulahan prestasi. Ia membidangi berbagai talenta sejak berusia 3 Tahun.

Ditemui di kediamannya, Senin (29/7/2019) Jalan Cincaro, Lingungan I, Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, ruangan rumah Lucy tampak penuh dengan puluhan tropy, dari tropy yang kecil hingga yang sangat besar.

Berbagai audisi yang diikuti Lucy kerap berakhir dengan kemenangan seperti Juara 1 Duta Pesona Indonesia Tahun 2017, Juara 1 Putri Muslimah Suamatra Utara 2017, Juara 1 Mis Selebritis Pelajar Sumut 2017, Juara 1 dan The Best Costum Next Model Hunt di Jakarta 2017,Juara 2 dan The Best Costum Indonesia Top Model di Jakarta 2017, Ikon Model Of Indonesia (Bintang Tamu) dari Sabang sampai Maraoke Tahun 2018 dan banyak lagi kemenangan audisi yang diraihnya. Terakhir Sucy meraih Top Model Favorit Sumut 2019 yang duselanggarakan pada Tanggal 28 Juli lalu.

Lucy juga sempat mewakili Indonesia untuk bertarung dengan 4 Negara lainnya di Asia yakni Audisi Mega Wedding Expo di Singapura pada Tahun 2018, di sana ia mendapat The Best Performance (performa terbaik) dan The Best Catwalk (Pragawati Terbaik).

Bukan hanya sebagai model, Lucy juga memiliki kemampuan lain seperti bernyanyi, pembawa acara (MC) dan juga bermain film.

“Saya pernah juga mengikuti audisi Indonesian Idol Junior di tahun 2013, waktu itu saya mendapatkan peringkat 10 besar. Di usia 7 tahun saya sempat menjadi penyiar di salah satu radio lokal. Selain dari itu saya juga sering menjadi MC acara besar di Medan bahkan saya juga pernah membintangi film yang berjudul Dearjani di Medan, namun sayangnya filmnya tidak di expos karena Sutradaranya meninggal dunia,” cerita Lucy saat ditemui Metro Asahan.

Lucy menceritakan kalau ia sempat mendapat penawaran untuk membawakan nama Provinsi Aceh oleh Pemprov Aceh.

“Saya sempat juga ditawari untuk membawakan nama Aceh disetiap Audisi dan saya ditawari juga untuk pindah ke Aceh, tapi saya menolak karena niat saya ingin benar-benar mengharumkan nama Kabupaten Asahan ini,” jelas Lucy.

Sempat dipertanyakan oleh Metro Asahan kepada Lucy apakah mendapat support dan dukungan dari Pemkab Asahan. Lucy menjawab tidak ada.

“Tidak pernah bang, saya tidak pernah mendapatkan dukungan dari Pemerintah atau instansi setempat. Ya, kalau kemana-mana mau ikut audisi harus pakai biaya sendiri, kedua orang tua saya lah yang selalu berupaya untuk memfasilitasi saya setiap mengikuti Audisi,” bebernya.

Anak dari mantan pesepek bola Asahan era tahun 1980 itu juga membeberkan bahwa sempat mengajukan permohonan melalui surat kepada dinas terkait di Kabupaten Asahan untuk dukungan dan pelepasannya saat ia hendak mengikuti salah satu Audisi akan tetapi ia mendapatkan balasan tidak bisa mendukung.

“Waktu itu permohonan saya ditolak oleh dinas terkait di Kabupaten Asahan, tapi malah dibilang bahwa saat itu dinas tidak ada anggaran. Padahal saat itu yang saya butuhkan bukan hanya uang, karena dana anggaran saya sudah ada dari orang tua saya walaupun orang tua saya mesti banting tulang untuk mencarinya. Yang paling utama saya meminta dukungan, bimbingan dan pelepasan saja, tapi tidak digubris dengan mengatakan maaf lagi tidak ada anggaran,” ungkapnya.

Lucy berharap penuh kepada Pemkab Asahan atau instasi lainnya agar dapat memberikan support, dukungan dan bimbingan terhadapnya.

“Pastinya saya butuh dukungan dari semua pihak terutama dari Pemkab Asahan atau instansi lainnya. Karena sampai saat ini setiap saya beradu kemampuan baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional saya tetap membawa nama Kabupaten Asahan,” harapnya.

Anak terakhir dari lima bersaudara pasangan suami istri Supri dan Siti Guniah itu akan mengikuti Pesta Glamor ciri khas Indonesia di Thailand pada bulan Oktober mendatang.

“Bulan Oktober mendatang saya akan berangkat ke Thailand untuk mengikuti audisi lagi, saya berharap agar saya didukung oleh Pemkab Asahan dan instansi lainnya,” ujarnya. (bay/rah)

iklan usi



Back to top button