Saintek

Universitas Asahan Gelar Pendampingan Pembuatan Proposal Kreativitas Mahasiswa

KISARAN, FaseBerita.ID– Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Ditlitabmas) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Tujuannya untuk meningkatkan mutu peserta didik seperti mahasiswa di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis yang tinggi serta dapat menerapkan, mengembangkan dan memperluas ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian seta memperkaya budaya nasional.

Universitas Asahan (UNA) menggelar kegiatan pendampingan pembuatan proposal PKM Tahun 2021 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNA Jalan Latsitarda, Kabupaten Asahan, pada Selasa (9/3).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor UNA Prof Dr Tri Harsono MSi, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan Dr Sri Rahayu MPd, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswa dan Alumni Ir Ansoruddin Harahap MP, Ketua LPPM Dra Hamidah Sidabalok, MHum.

Selain itu hadir juga Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ketua dan Sekretaris Program Studi serta dosen dilingkungan UNA.

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber D. Rahmatsyah MSi (Unimed) dan Dr Rita Juliani MSi (Unimed).
Acara kegiatan ini dibuka oleh Rektor UNA Prof Dr Tri Harsono MSi. Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menghasilkan proposal-proposal PKM yang berkualitas dan lolos mendapatkan dana hibah PKM.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat mengarahkan mahasiswa UNA yang mengikuti PKM Tahun 2021, agar proposal yang diajukan kepada Sistem Informasi Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Simbelmawa) sesuai dengan panduan yang sudah ditentukan oleh Dirjen Dikti,” harapnya.

Dr Rahmatsyah MSi memaparkan tentang administratif dari skema program PKM tahun 2021, khususnya PKM Riset, PKM Kewirausahaan, PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) dan PKM Penerapan Iptek (PKM-PI).

“Untuk program PKM Tahun 2021 ini ada beberapa hal yang harus dicermati dan diperhatikan khususnya mengenai syarat administratif untuk proposal. Karena tidak semua proposal PKM sama,” imbuhnya.
Lanjutnya, contohnya pada PKM-PI dan PKM-PM. Proposal PKM-PM harus disertakan surat pennyataan dari mitra non profit, seperti panti asuhan, remaja mesjid ataupun yang lainnya yang tidak berorientasi profit.

“Sedangkan untuk PKM-PI boleh bekerjasama dengan mitra yang berorientasi profit. Misalnya seperti Klinik, Petani, Nelayan ataupun yang lainnya”, ungkapnya.
Dr Rita Juliani MSi dalam penyampainnya membahas tentang skema program PKM Karya Cipta (PKM-KC), PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI), PKM Gagasan Tertulis n(PKM-GT) dan PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK).
Beliau mengatakan tujuan dari PKM-AI dan PKM-GT yaitu untuk menumbuh kembangkan minat dan kemampuan menulis artikel ilmiah bagi mahasiswa dengan sebuah ide-ide kreatif.

“Sedangkan untuk PKM-CK terlebih untuk menghasilkan luaran berupa karsa cipta dan nalar mahasiswa yang bersifat konstruktif dan kreatif serta dapat menghasilkan suatu sistem, desain, model/barang atau prototipe dan yang sejenis dengan produk digital”, katanya. (per/fabe)

USI