Saintek

Samsung Galaxy A51 dan A71 Penuhi Kebutuhan Kreator Video

FaseBerita.ID – Forum Wartawan Teknologi (Forwat) menggelar workshop melalui virtual dengan menggandeng Samsung dan menghadirkan tiga narasumber dan diikuti puluhan wartawan dari berbagai wilayah.

Acara workshop yang digelar pada Rabu (4/11-2020) pukul 16.00 WIB sore kemarin mengusung tema Galaxy Creator Workshop Be Creator Be Awesome You.

Sebelum menghadirkan nara sumber, Cindy Silviana yang memandu acara menjelaskan bahwa sejak April 2020 lalu masa pandemi Covid-19, berdasarkan hasil survei bahwa penggunaan media sosial mencapai 78 persen.

Dan 76 persen menonton video streaming dan 70 persen live video. Di tengah pandemi virus corona ini, sebahagian pengguna media sosial maupun para creator memanfaatkan moment ini untuk berkreasi dengan membuat konten-konten menarik untuk menambah penghasilan maupun penghasilan utama khususnya bagi kreator video.

Cindy menambahkan, saat ini penggunaan smartphone menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat pengguna media sosial maupun para kreator karena cara memakainya sederhana dan mudah dibawa.

Khususnya bagi kreator video, Cindy merekomendasikan salah satu smartphone yang dilengkapi fitur-fitur dan perangkat canggih untuk memenuhi kebutuhan para kreator, yakni HP Samsung Galaxy A51 dan A71.

Lantas bagaimana kelebihan Samsung Galaxy A51 dan Galaxy A71? Langsung saja Cindy menghadirkan Jenny Chua selaku Product Marketing Manager Samsung Mobile untuk memaparkan lebih detail tentang Samsung Galaxy A51 dan Galaxy A71.

Sematkan 4 Kamera

Jenny Chua dalam penjelasannya bahwa HP Samsung Galaxy A51 dan A71 sengaja diluncurkan untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan masyarakat khususnya bagi pecinta kreator video. Melalui 4 kamena, hasil video dari Samsung Galaxy A51 dan A71 sangat bagus dan tidak kalah dengan hasil kamera profesional lainnya.

Menurutnya saat ini pangsa pasar untuk kebutuhan Handphone sangat tinggi. Namun produk yang diluncurkan juga mesti bisa menjawab kebutuhan dari penggunannya.

Salah satu keunggulan dari Samsung Galaxy A71 adalah memiliki 4 kamera di bagian belakang, yakni Depth Camera, Main Camera, Ultra Wide Camera dan Macro Camera. Hadirnya 4 kamera ini tentu menarik dan hasilnya juga sangat memuaskan bagi pencinta foto dan video. Bahkan di kondisi cahaya terang maupun kondisi kurang cahaya, hasil dari foto dari ponsel ini sangat bagus.

Jenny Chua juga menambahkan bahwa Samsung Galaxy A71 memiliki ukuran 6,7 Inci dengan proteksi Corning Gorilla Glass 3 dengan kapasitas baterai yang ditanamkan sebesar 4500 mAh dan pengisian baterai cepat 25 W.

Dengan kemampuan baterai tersebut, Samsung Galaxy A71 dapat dipakai seharian penuh.
Selain kemampuan mengambil foto, Samsung Galaxy A71 juga mendukung rekaman vieo 4K dan fitur super steady.

Fitur rekaman video dengan resolusi sampai 4K dapat menghindari video yang bergoyang sehingga hasilnya sangat bagus dan jernih. Sementara itu, bagi yang hobby ber selfie, Samsung Galaxy A71 juga menempatkan kamera 32 MP yang dapat bekerja dengan baik.

Setelah pemaparan dari Jenny Chua, dalam workshop itu juga menghadirkan Glenn Prasetya selaku Photographer sekaligus Content Creator di Youtube. Ia berbagi pengalamannya memakai Samsung Galaxy A71 untuk membuat conten video sederhana di rumah. Menurutnya kelebihan Samsung Galaxy A51 dan Galaxy A71 adalah memiliki stabilization yang baik. Serta titik fokus dan pencahayaan yang bagus.

“Penggunaan smartphone compat yang sudah didukung berbagai fitur mumpuni untuk menunjang membuat video seperti fitur electric Image Stabilization Sistem. Ini sangat penting supaya video yang kita buat tidak goyang sehingga menarik bagi penonton video kita,” ujarnya.

Glenn selanjutnya memberikan tips-tips agar hasil video dapat dinikmati para pengunjung. Diantaranya adalah memperhatikan Visual, Audio, kreativitas dan editing.

Salah satu yang penting dalam pengambilan video menurut Gleen adalah pencahayaan. Kemudian merekam videeo yang jelas. Apabila di lingkungan yang ribut, Glenn merekomendasikan agar menambahkan alat seperti headset atau alat lainnya supaya suara yang dihasilkan bagus.
Selain itu, dalam editing video, Glenn menyarankan agar memperhatikan penempatan teks dan penggunaan musik yang tepat.

“Jangan malu mencoba untuk membuat video. Sembari kita terus belajar dan melihat konten-konten video orang yang sudah berpengalaman. Kalau di HP untuk mengedit video lebih mudah dan praktis. Banyak aplikasi yang bisa kita unduh agar editing video kita lebih bagus,” ujar Glenn.

Sementara itu, pemateri dari luar negeri yakni Gariel Tay dari Socialbakers mengulas tentang strategi dalam memanfaatkan media sosial. Menurut Gabriel bahwa saat ini media sosial yang paling diminati publik adalah Instragram untuk foto, kemudian facebook dan youtube untuk video.

Gabriel juga menerangkan bahwa dalam membuat suatu konten ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Seperti judul, eksluksif, pengalaman dan edukasi. Secara rinci, Gabiel memaparkan lewat grafik atau tabel tentang kondisi penggunaan media sosial saat ini. Baik itu di instragram, facebookm maupun youtube.

Acara workshop yang berlangsung sekitar 90 menit itu, juga diisi dengan tanya jawab dari perserta zoom dengan pemateri. Selesai workshop, panitia juga mengajak peserta untuk mengikuti kompetisi menulis dengan hadiah jutaan rupiah. (pra/fi)

iklan usi



Back to top button