Saintek

Aubert Praydo Saragih Wakili Sumut di KSN-SD Tingkat Nasional Tahun 2020

SIANTAR, FaseBerita.ID– Aubert Praydo Saragih, lolos sebagai salah satu dari lima peserta Kompetisi Sains Nasional (KSN) tahun 2020 tingkat nasional mewakili Provinsi Sumatera Utara.

Aubert Saragih merupakan siswa SD Kristen Methodist Pematangsiantar dan saat ini duduk di kelas 5. Sebelumnya Aubert mengikuti KSN tingkat Kota Pematangsiantar (KSN-K) yang digelar tanggal 12 Maret 2020 secara luring, Aubert Saragih dinyatakan sebagai peringkat ke-3 dan berhak mengikuti KSN tingkat Provinsi Sumatera Utara (KSN-P).

KSN tingkat Provinsi dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2020 secara daring, di bawah pengawasan dari Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.

Selanjutnya, berdasarkan Keputusan Kepala Pusat Prestasi Nasional Nomor 2110/J3/PD/2020 tanggal 11 Oktober 2020 tentang Penetapan Calon Peserta KSN-SD Tingkat Nasional tahun 2020, Aubert Saragih ditetapkan sebagai salah satu dari 5 peserta KSN tingkatNasional yang mewakili Provinsi Sumatera Utara. KSN tingkat Nasional direncanakan dilaksanakan secara daring pada rentang tanggal 31 Oktober 2020 sampai 5 November 2020.

Keberhasilan Aubert loloske KSN tingkatNasional didukung penuh oleh pihak sekolah SD Methodist Pematangsiantar melalui KepalaSekolah FonahaGulo SPd, pembimbing bidang sains Saria Manullang, dan guru kelas 5C EliasaWaruwu SPd. Keberhasilan ini juga atas dukungan dan bimbingan dari Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.

Dr Jef Rudianto Saragih, orangtua Aubert mengharapkan doa dan dukungan dari masyarakat Kota Siantar dan Provinsi Sumatera Utara, agar Aubert dan kawan-kawan dapat mengukir prestasi di tingkat nasional.

Kompetisi Sains Nasional (KSN) merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

KSN merupakan ajang kompetisi dalam bidang sains bagi para siswa SD, SMP, dan SMA di seluruh Indonesia. Sebelumnya, KSN dikenal dengan nama Olimpiade Sains Nasional (OSN).  Perubahan nama tersebut terjadi pada tahun 2020 setelah Mendikbud Nadiem Makarim membentuk Puspresnas yang membawahi seluruh lomba, kompetisi, dan festival di Indonesia.(fi)