Riwayat

Perjuangan Melanchton Siregar

Melanchton Siregar lahir di Pearung, Tapanuli Utara (sekarang Kabupaten Humbang Hasundutan), pada 7 Agustus 1912, tak pernah berhenti berjuang. Di bidang politik. Ia memasuki Parkindo dan menjadi salah seorang pimpinan.

Hasil Pemilu 1955 (pemilu pertama RI), mengantarkannya menjadi anggora DPR di Jakarta. Maka, tempat berkiprah pun berpindah tempat, dari Sumatera Utara ke Jakarta.

Itulah awal Melanchton melebarkan pengabdiannya untuk nusa dan bangsa. Setelah dari DPR (1955-1960), ia terpilih sebagai anggota DPR-GR/MPRS, dan kemudian menjadi Wakil Ketua MPRS (1966-1972).

Dengan berakhirnya pengabdian di MPRS, Melanchton diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (1973) sampai wafat pada 24 Februari 1975, dan kesokan harinya dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata Jakarta.

Sebagai politikus dan negarawan, Melanchton Siregar mengedepankan kesabaran, ketenangan, dan ketekunan. Dengan sikap demikian, ia mampu menyelesaikan masalah-masalah pelik dan peka, tanpa ada yang merasa kalah atau kehilangan muka.

Pada masa itu, peralihan pemerintahan dari Soekarno ke Soeharto, situasi politik dan keamanan tidak tergolong kondusif. Pada masa itu, MPRS yang diketuai oleh Jenderal A.H. Nastution, juga dihadapkan pada masalah pelik dan teramat peka. Tentu, tak mudah menyelesaikan masalah demikian.



Pascasarjana

Unefa
1 2 3Laman berikutnya
Back to top button