Otomotif

Penjualan yang Klasik Makin Asyik

PUBLIK sedang menggemari sepeda motor klasik atau retro. Para agen pemegang merek (APM) pun berusaha keras menarik cuan dari pasar yang tengah terbentuk tersebut. Benelli, Kawasaki, sampai Honda merilis varian motor retro mereka demi meningkatkan penjualan di pasar tersebut.

Direktur PT Benelli Motor Indonesia Steven Kentjana Putra mengakui, roda dua klasik sedang booming seiring dengan bermunculannya komunitas penggemar motor kustom. Karena itulah, pabrikan motor asal Italia tersebut berfokus menggarap segmen retro.

“Sejak hadir di Indonesia pada 2013, pertumbuhan sales kami terus positif. Karena itulah, kami memutuskan fokus pada segmen ini,” katanya Kamis (1/8/2019) lalu.

Dia menyatakan, persaingan industri roda dua sekarang kian ketat. Sebagai pemain baru, Benelli menyiapkan sejumlah strategi agar tidak kalah oleh kompetitor. Salah satunya, melakukan diferensiasi.

“Produk kami anti-mainstream. Kami membidik penyuka motor berkapasitas mesin besar dan bergaya retro,” ungkap Steven.

Sebagai produsen motor, Benelli punya portofolio yang lengkap. Mulai matik, bebek, hingga motor sport. Namun, Benelli berfokus pada pasar motor klasik.

“Memang kami sengaja tidak ingin head-to-head dengan pemain raksasa. Sebab, konsumen Indonesia cenderung melihat brand, bukan kualitas produk,” terang Steven. Karena itu, Benelli sengaja menggarap segmen yang cenderung diabaikan kompetitor.

Direktur PT Benelli Perkasa Motor Jatim Guntur Siantar menyebut provinsi yang beribu kota di Surabaya ini sebagai pasar potensial. “Makanya, kami akan terus menambah jaringan diler di Jatim,” ujarnya. (jp)

iklan usi