News

Zona Merah Penegakan Disiplin Prokes Diperketat

FaseBerita.ID – Rapat kordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Simalungun yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah melahirkan kesepakatan untuk memperketat penegakan disiplin protokol kesehatan.

Dalam berita acara yang langsung ditandatangani Bupati Simalungun JR Saragih, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Roly Souhaka, Kepala Kejaksaaan Negeri Simalungun Gloria Sinuhaji dan Sekda Simalungun Mixnon A Simamora, disebutkan para Camat, Kapolsek dan Danramil menjadi garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19 di wilayah masing-masing.

Camat, Kapolsek dan Danramil diminta untuk melakukan kordinasi di kecamatan guna menyampaikan pelaksanaan penegakan protokol kesehatan untuk dipatuhi dan dilaksanakan seluruh lapisan masyarakat serta meyakinkan masyarakat bahwa vaksin covid-19 yang disiapkan pemerintah adalah baik dan halal digunakan.

Para Camat, Kapolsek dan Danramil juga diminta untuk mengawasi setiap kegiatan keramaian serta menertibkan dan menutup tempat hiburan yang mengundang kerumumunan mengingat Simalungun masuk dalam kategori zona merah penularan covid-19.

Masyarakat wajib melaporkan setiap pelaksanaan kegiatan yang mengumpulkan massa kepada satuan tugas yang diketahui oleh camat. Setiap kegiatan harus selesai Pukul 16.00 WIB. Pelaksanaan kegiatan keramaian harus menyiapkan cuci tangan, hand sanitizer dan masker.

Untuk warga yang meninggal bukan terkait Covid-19, hanya diberi waktu satu malam untuk disemayamkan di rumah duka. Sementara jenazah terkait Covid-19 harus langsung dimakamkan.

Juru Bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 di Kabupaten Simalungun Akmal Siregar mengatakan, kesepakatan yang dibuatkan Forkopimda pada Selasa 2 Februari 2021 tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat melalui Camat, Kapolsek, Danramil serta Pangulu/Lurah masing-masing.

“Kita berharap pendisiplinan ini akan menekan penyebaran covid-19. Kita juga sedang bersiap untuk vaksinasi tahap kedua, setelah vaksinasi tahap pertama selesai dilakukan,” katanya. (esa/fabe)