News

Yan Santoso Purba Dinilai sebagai Kuda Hitam

Di Bursa Calon Wawako Siantar 

SIANTAR,FaseBerita.ID-Bursa bakal calon Wakil Walikota Pematangsiantar makin ramai. Nama Yan Santoso Purba SH MM, muncul dan dianggap sebagai kuda hitam untuk mendampingi dr Susanti Dewayani.

Mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Binjai yang baru memasuki masa pensiun Januari lalu itu sudah mendaftar ke sejumlah partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD Kota Pematangsiantar. Hingga Sabtu (27/3), Yan diketahui sudah mendaftar ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai NasDem, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kota Pematangsiantar, Togi Imron Siregar beberapa waktu lalu mengatakan, Yan Santoso Purba sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor DPC PDIP, awal pekan lalu. Berkas, katanya, diantarkan istri Yan Santoso Purba, yakni Artha Berliana Samosir dan diterima staf sekretariat DPC PDIP Kota Pematangsiantar.

Kata Imron Togi, DPC PDIP menerima pendaftaran calon Wakil Walikota Pematangsiantar hingga akhir Maret 2021. Selanjutnya diproses sesuai mekanisme di PDIP. Prinsipnya, kata dia, PDIP akan melakukan perekrutan calon Wakil Walikota Pematangsiantar sesuai mekanisme partai dan ketentuan undang-undang.

Sabtu (27/3), Yan Santoso mendaftar ke parpol, yaitu Partai NasDem, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat dengan mendatangi kantor masing-masing. Di tengah gerimis, didampingi istri dan rombongan, Yan Santoso disambut hangat Ketua Partai NasDem Kota Pematangsiantar, Frans Herbert Siahaan bersama sejumlah pengurus lainnya.

Frans Herbert mengatakan, Partai NasDem dengan tangan terbuka menerima kedatangan Yan Santoso Purba.

“Selamat datang. Dengan terbuka Partai Nasdem menerima kedatangan Yan Santoso Purba dan rombongan,” ujarnya.

Ditambahkan Frengki Boy Saragih selaku Ketua Bappilu Partai NasDem Kota Pematangsiantar, pihaknya mengapresiasi kehadiran Yan Santoso Purba dan rombongan.

“Yan Santoso Purba adalah yang orang kedua datang melamar ke Partai NasDem Siantar,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Yan Santoso mengutarakan keinginannya untuk berbuat agar Kota Pematangsiantar bisa lebih baik lagi.

“Bukan berarti saya mengatakan selama ini Siantar tidak baik, tetapi bagaimana agar lebih baik lagi ke depannya,” sebutnya.

Selanjutnya di kantor DPC Partai Gerindra, Yan Santoso diterima langsung oleh Netty Sianturi selaku Ketua dan sejumlah pengurus lainnya.
Yan Santoso mengatakan, tujuannya mendatangi Partai Gerindra agar didukung menjadi Wakil Walikota. Sehingga, sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan, dirinya menyerahkan beberapa berkas yang dibutuhkan.

Dirinya berharap mendapat dukungan Partai Gerinda untuk mewujudkan keinginannya membangun Kota Pematangsiantar bersama partai besutan Prabowo Subianto itu.

Sementara itu, Netty Sianturi apresiasi kedatangan Yan Santoso yang dikenalnya sudah empat kali menjabat sebagai Kepala Cabang Kantor Pajak. Bahkan, kalau keinginan Yan Santoso terwujud menjadi Wakil Walikota, Netty optimis dapat membangun Kota Pematangsiantar menjadi lebih baik lagi.

Dari Sekretariat Partai Gerindra, Yan Santoso dan rombongan mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Pematangsiantar. Tujuannya sama, yakni mengantar berkas permohonan menjadi calon Wakil Walikota Pematangsiantar.

Yan Santoso dan rombongan diterima Sekretaris DPC Partai Demokrat Pematangsiantar Ilhamsyah Sinaga didampingi Landon Malau, Metro Hutagaol, Gundian, Rudolf Hutabarat, dan Ely.

Dalam pertemuan itu, Yan Santoso mengaku sangat dekat dengan para kader Partai Demokrat di tingkat pusat.

“Partai Demokrat, bukan hal yang baru bagi saya,” ujarnya.

Dirinya juga berharap, Partai Demokrat memberi dukungan kepadanya agar bisa bekerjasama membangun Kota Pematangsiantar.

“Karena, kunci sukses sebuah pekerjaan dikatakan adalah kerja sama,” tandasnya.

Yan Santoso Purba merupakan salah seorang putra terbaik Simalungun. Dia merintis karier di birokrasi sebagai PNS di Kementerian Keuangan, dan telah mengabdi di sejumlah wilayah di Indonesia. Yan Santoso juga aktif dalam pelayanan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Ia dinilai peduli dengan Simalungun.

Yan Santoso dianggap sangat layak mendampingi dr Susanti Dewayani. Seperti dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Usaha Penyelamatan Aset Simalungun (DPP-UPAS) Januarison Saragih SH MH, seperti dimuat di salah satu media online beberapa hari lalu.

Januarison mengatakan, dari segi kompetensi Yan Santoso sangat layak menjadi Wakil Walikota Pematangsiantar mengingat pengalamannya selama ini menjadi ASN di Kementerian Keuangan.

Dikatakan Januarison, Kota Pematangsiantar membutuhkan pemimpin yang paham dan menguasai bidang pemerintahan, terutama dalam hal pengelolaan keuangan. Sehingga kota “Sapangambei Manoktok Hitei” ini bisa semakin baik.

Masih kata Januarison, Yan Santoso yang lama berkiprah di Kementerian Keuangan tentulah labih paham dan mengusai pengelolan keuangan negara. Karenanya,
Januarison Saragih berharap parpol pengusung Asner Silalahi-Susanti Dewayani menjadikan kompetesi sebagai acuan utama.

“Pertimbangan kompetensi para bakal calon Wakil Walikota Siantar hendaknya benar-benar diteliti sebelum menentukan calon!” tegas Januarison.

Kelayanan Yan Santoso untuk menjadi Wakil Walikota Pematangsiantar juga disampaikan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Sosial Masyarakat (PKSM) Siantar-Simalungun, Ir Agustinus Sianipar, seperti telah dimuat di salah satu media online. Agustinus mengatakan, dari sejumlah nama bakal calon Wakil Walikota Pematangsiantar yang bermunculan, Yan Santoso Purba dinilai paling layak mendampingi dr Susanti Dewayani.

Dijelaskan Agustinus, kompetensi Yan Santoso sudah tidak perlu diragukan. Sebab selama berkiprah menjadi ASN di Kementerian Keuangan, Yan Santoso sudah terbukti memiliki rekam jejak, integritas, serta prestasi yang baik.

Agustinus juga berharap parpol pengusung benar-benar selektif dalam menentukan sosok pendamping dr Susanti Dewayani.

“Harapan kita, parpol pengusung dalam menentukan figur Wakil Walikota Siantar lebih mengedepankan kepentingan masyarakat Siantar dibandingkan kepentingan politik semata,” tandasnya. (tim/fabe)