News

Warga Paluta Keluhkan Infrastruktur dan Angka Putus Sekolah

Kunjungan Bupati Andar Disambut Ratusan Masyarakat

PALUTA, FaseBerita.ID – Warga Desa Sibio-bio, Kecamatan Dolok, kabupaten Madina mengeluhkan infrastruktur dan banyaknya anak-anak yang tak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.

Keluhan ini disampaikan warga kepada Bupati Paluta Andar Amin Harahap saat berkunjung ke daerah itu.

Sebelumnya, kedatangan bupati disambut haru oleh ratusan masyarakat saat melakukan kunjungan sekaligus peninjauan persiapan akreditasi Puskesmas Sibio-Bio di Desa Sibio-bio, Kecamatan Dolok.

Dalam kunjungannya, Bupati Paluta didampingi Pabung Kodim 0212/TS Mayor (ARM) Hasran Harahap, Staf ahli Setdakab Paluta M Zakir S Daulay , Plt Kadis kesehatan dr Sri Prihatin, Plt Kadis PU dan PR Ramlan, Kadis Perhubungan Ridwan E Daulay, Kadis PMD Ihpan Siregar, Plt Kadis Pendidikan Sofyan Enda Mora Harahap, Kadispora Bikrul M Harahap, Kadis Perkim Makmur Harahap, Sekretaris Dinas PPKAD Patuan Rahmat Hasibuan, Camat Dolok Akhirul Razak Siregar, Danramil 07 Dolok, Polsek Dolok, beserta rombongan lainnya.

Kedatangan Bupati Andar Amin Harahap beserta rombongan disambut anggota DPRD Paluta Mariasin Pane, Kepala Puskesmas Sibio-Bio Ali Kobal SKM, tokoh masyarakat, tokoh agama beserta ratusan masyarakat dari 18 desa sekitar wilayah Tano Rambe Holbung, Kecamatan Dolok yang begitu antusias menyambut kedatangan Bupati Paluta.

Dalam kunjungan dan peninjauan tersebut, Bupati mendengarkan keluhan dan aspirasi dari masyarakat secara langsung.

Salah satunya dari salah satu tokoh masyarakat yang juga tokoh masyarakat yakni Ali M Rambe (79) mengucapkan selamat datang kepada Bupati Paluta beserta rombongan.

Disampaikannya, salah satu keluhan utama masyarakat sekitar adalah infrastruktur jalan yang tidak memadai menuju wilayah mereka sehingga akses transportasi untuk pengangkutan hasil pertanian masyarakat.

“Selamat datang di daerah, sepanjang umur saya, baru kali ini desa kami didatangi seorang Bupati. Kondisi jalan yang sudah bapak lalui sangat kami harapkan untuk segera diperbaiki supaya lebih baik lagi,” ujarnya dengan terharu.

Lanjutnya, peningkatan sarana pendidikan juga sangat diharapkan masyarakat untuk kemajuan anak-anak dari 18 desa yang ada di sekitar desa Sibio-bio atau wilayah Tano Rambe Holbung. Salah satunya adalah pembangunan sarana pendidikan setingkat sekolah menengat atas (SMA).

Sebab katanya, ketiadaan sarana pendidikan setingkat SMA dan infrastruktur jalan yang kurang memadai menjadi salah satu penyebab anak-anak mereka tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA.

“Kami sangat berharap sekolah setingkat SMA dapat didirikan di daerah kami, agar anak-anak kami bisa bersekolah untuk pendidikan lanjutan,” harapnya.

Sementara, Kapus Sibio-bio Ali Kobal SKM dalam sambutannya menyampaikan sejumlah hal yang sudah dilakukan untuk peningkatan fasilitas kesehatan dan pelayanan di Puskesmas Sibio-bio untuk persiapan akreditasi.

Selain itu, sejumlah hal yang perlu ditingkatkan antara lain peralatan dan tenaga medis, fasilitas layanan kesehatan serta akses jaringan komunikasi untuk kelancaran informasi dan penyampaian laporan petugas kesehatan serta hal-hal yang perlu ditangani sesegera mungkin.

“Selain penambahan tenaga kesehatan dan peralatan medis, kami juga berharap untuk akses jaringan komunikasi yang baik, karena akses komunikasi yang kurang baik menjadi salah satu penghambat bagi peningkatan faskes ini pak Bupati,” jelasnya.

Bupati Paluta Andar Amin Harahap mengucapkan terima kasih atas sambutan dari masyarakat yang begitu antusias sehingga ia juga merasa bangga dan terharu.

Katanya, terkait aspirasi masyarakat untuk peningkatan infrastruktur jalan, hal tersebut merupakan wewenang provinsi Sumut karena sebagian besar ruas jalan tersebut merupakan jalan provinsi.

“Saya akan upayakan sedaya mampu untuk perbaikan jalan ini dan mendorong Pemprov agar segera melakukan perbaikan dan peningkatan. Dan akan saya upayakan bagaimana pun caranya agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki untuk kelancaran sarana transportasi yang baik,” katanya sembari mengenalkan pimpinan OPD Paluta yang ikut serta bersama rombongan.

Terkait sarana pendidikan setingkat SMA, ia juga menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan wewenang provinsi.

Namun ia juga akan terus mendorong Pemprov Sumut untuk segera mendirikan sekolah setingkat SMA demi peningkatan dunia pendidikan khususnya diwilayah Tano Rambe Holbung di kecamatan Dolok.

Untuk peningkatan sarana fasilitas dan kesehatan khususnya di Puskesmas Sibio-bio, ia berjanji akan memprioritaskan peningjatan peralatan medis dan penambahan tenaga kesehatan untuk pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat kedepannya.

“Akan kita prioritaskan penambahan tenaga kesehatan dan peralatan medis kedepannya. Dan terkait akses jaringan komunikasi, Pemkab Paluta akan segera melakukan koordinasi bagaiman caranya agar jaringan komunikasi dapat terakses dengan baik untuk peningkatan layanan kesehatan dan kelancaran jalannya pembangunan di daerah ini,” tegasnya.

Untuk itu, dalam kunjungannya yang kesekian kali di daerah kecamatan Dolok ini, ia berharap agar semua pihak dapat bergandeng tangan untuk melakukan peningkatan pembangunan dan memajukan daerah Dolok agar busa mengejar ketertinggalan dari daerah lainnya di wilayah kabupaten Paluta.

“Selama menjabat sebagai Bupati, Kecamatan Dolok merupakan daerah yang paling sering saya kunjungi. Makanya saya selalu membawa sejumlah pimpinan OPD agar bisa mendengarkan permintaan masyarakat, karena saya ingin daerah ini bisa segera mengejar ketertinggalannya dari daerah lainnya di wilayah Paluta,” pungkasnya.

Usai melakukan silaturrahmi dan mendengarkan aspirasi masyarakat, Bupati Paluta beserta rombongan melakukan peninjauan secara langsung ke sarana pendidikan yakni SMP N 2 kecamatan Dolok, desa Sibio-bio dan SD N 100240 desa Sibio-bio, Kecamatan Dolok.

Selain melakukan peninjauan sarana pendidikan, Bupati Paluta juga mendengarkan aspirasi dan keluhan dari para tenaga pengajar atau guru yang bertugas di sekokah tersebut. (ais)