News

Warga Mengeluh, Ada Truk Bongkar Muat di Pemukiman

FaseBerita.ID – Warga Kelurahan Kota Baringin, Kecamatan Sibolga Kota, mengaku resah dengan aktivitas bongkar muat truk ekspedisi di kawasan permukiman mereka. Sebab menurut warga, akibat kegiatan itu, badan jalan menjadi sempit, macet dan semrawut.

“Mobil truk orang ini sembarangan bongkor muat, ketika membuka terpal penutup truk, debunya berterbangan. Bahkan debunya masuk ke dalam rumah,” ucap seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan kepada wartawan, Selasa (23/6) siang.

Lanjutnya, mobil-mobil truk ekspedisi itu juga sesuka hati parkir di bahu jalan dan melakukan bongkar muat. Untuk itu ia sangat berharap pemerintah mencari solusinya. Supaya aktivitas bongkar muat truk ekspedisi di Kota Baringin ini tidak mengganggu kenyamanan dan ketenteraman warga,” terangnya.

Terpisah, Lurah Kota Baringin Elprider Purba saat dikonfrimasi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa pihaknya sudah berulangkali memberikan imbauan terkait hal itu. “Saya selaku lurah, bersama Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib, sudah berulang kali mengimbau pelaku usaha agar menertibkan truknya saat bongkar muat,” ucapanya.

Lanjutnya, pada tahun 2018 lalu, pihaknya sudah mengundang para pelaku usaha untuk musyawarah, bagaimana aktivitas truk agar tidak mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat dan juga pengguna jalan. “Waktu itu kita juga mengundang Dishub, Satpol PP dan juga 20 pemilik usaha, untuk mengambil kesimpulan apa yang terbaik untuk pelaku usaha. Sudah disepakati menggunakan sistem bongkar muat satu jalur.”

Namun, kenyataan di lapangan, masih banyak masyarakat yang mengeluh dan secara kasat mata juga terlihat bahwa mereka (pelaku usaha) telah menyalahi kesepakatan. “Kalau mereka parkir, hendaknya jangan memakai seluruh badan jalan. Kita selalu arahkan, hanya sebagian saja dan tetap gunakan sistem satu jalur kalau mau bongkar muat,” katanya.

Masih katanya, beberapa pelaku usaha beralasan dan mengaku kalau sopirnya yang bandal dan sesuka hati melakukan kegiatan bongkar muat di badan jalan. “Terus terang, kami selaku aparat kelurahan tidak pernah bosan menyampaikan imbauan kepada pelaku usaha. Kita akan mencoba cari solusi, mungkin selesai masa pandemi nantilah,” ucap Elprider.

Ia juga mengakui bahwasanya aktivitas bongkar muat di badan jalan saat ini semakin merajalela. “Jangankan mobil, sepedamotor pun susah lewat.” (tam)