News

Warga Kecewa Listrik Padam Saat Sahur

ASAHAN, FaseBerita.ID – Pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Asahan sekitarnya pada Kamis pagi membuat masyarakat kecewa, khususnya warga Muslim.

Pasalnya, pemadaman terjadi saat menjelang santap sahur, sehingga suasana tak mengenakkan harus dialami warga saat makan sahur.

Kejadian ini juga membuat Komisi B DPRD Asahan sedikit kecewa dan berencana akan memanggil pimpinan PLN Ranting Kisaran dalam waktu dekat terkait desakan sejumlah masyarakat yang mengeluh seringnya listrik padam saat bulan Ramadan.

“Banyak warga yang mengeluh kenapa setiap ramadan selalu ada pemadaman. Kami di Komisi B dalam waktu dekat akan memanggil Kepala PLN Kisaran untuk mendapatkan konfirmasi serta jawaban kira-kira apa penyebabnya bisa seperti itu,” kata Bambang Rusmanto, anggota DPRD Asahan dari Komisi B, Kamis (9/5).

Bambang mengaku, dengan adanya pemadaman tersebut, cukup mengganggu, seperti yang terjadi pada Kamis pagi, saat warga Muslim hendak santap sahur.

Senada disampaikan masyarakat lainnya. Mereka mempertanyakan mengapa pemadaman sering terjadi akhir-akhir ini.

Kondisi padamnya listrik saat Ramadan mendapat respon dari aktivis mahasiswa yang datang dari PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Asahan, Zahir Gufron Siregar.

Menurutnya menjadi satu kebetulan yang sangat sering sekali dialami masyarakat saat listrik padam di bulan ramadan.

“Kami heran mengapa listrik padam dari dulu tak pernah absen kalau bulan puasa. Pasti ada terjadi pemadaman. Ini kebetulan yang disengaja atau bagaimana. Pihak PLN harus memberikan penjelasan yang logis terkait hal ini kepada masyarakat karena waktu pemadamannya itu pas di saat orang sahur seperti kemarin,” ujarnya.

Diapun mendukung langkah yang diambil oleh Komisi B di DPRD Asahan dengan memanggil Kepala Ranting PLN Kisaran guna mendapatkan konfirmasi terkait hal tersebut.

“Kami harap anggota dewan melalui komisi yang membidanginya segera memanggil Kepala PLN Kisaran agar masalah pemadaman tidak terjadi karena sangat menggaggu aktivitas ibadah puasa,” ucapnya.

2 PLTU Mengalami Gangguan

Menyikapi hal itu, Kepala PLN Ranting Kisaran Heriyanto Siburian yang dikonfirmasi wartawan di kantornya melalui selulernya menjelaskan, pemadaman yang terjadi pada Kamis pagi bukan karena unsur kesengajaan dari pihak PLN.

“Pemadaman terjadi karena adanya enam pembangkit listrik yang mengalami Trip atau padam seperti PLTU Pangkalan Susu, PLTU Naga Raya dan sebagainya,” terangnya.

Dia tidak dapat memastikan hingga kapan waktu pemulihan tersebut bisa selesai. Artinya selama masih adanya perbaikan di PLTU, pemadaman listrik akan tetap berlangsung dan diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Dari kejadian tersebut mengakibatkan listrik padam dari Aceh hingga Sumut,” jelasnya. (per/bay)

USI