News

Wanita Kurir Sabu Ditangkap Polisi Tapteng

FaseBerita.ID – Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Tapteng menangkap RS (44), tersangka kurir sabu-sabu di Jalan Padangsidimpuan Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah, Selasa (14/4), sekira pukul 16.30 WIB.

Dari tangan wanita yang berdomisili di Jalan Oswald Siahaan, Kelurahan Aek Tolang, Kecamatam Pandan ini, polisi menyita barang bukti 1 bungkus narkotika jenis sabu yang di bungkus dalam plastik bening, dengan berat bruto 0,20 gram.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersangka bermula saat tim Opsnal Polres Tapteng mendapat informasi adanya seorang perempuan yang membawa narkotika jenis sabu akan melintas dari arah Kota Sibolga menuju Kelurahan Sarudik. Mendapat informasi tersebut, tim Opsnal Polres Tapteng langsung terjun ke lapangan sembari menunggu target di lokasi yang dimaksud.

Berselang beberapa saat, tim Opsnal melihat seorang wanita dengan cirri-cirinya sesuai dengan yang diinformasikan. Saat diamankan, tersangka sempat membuang sesuatu ke tanah. Polisi bereaksi sembari menyuruh tersangka mengambil barang yang telah dibuang. Setelah di cek, ternyata barang tersebut adalah narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik bening.

“Polwan yang ikut dalam operasi, sempat melakukan penggeledahan badan terhadap RS. Namum tidak ditemukan barang apapun,” ujar Kapolsek Tapteng AKBP Sukamat, melalui Paur Subbag Humas Polres Tapteng Ipda JS Sinurat, Rabu (15/4).

Dari hasil interogasi, RS mengaku jika sabu tersebut diperoleh dengan cara membeli dari seorang laki-laki berinisial B dengan harga Rp200 ribu. Tersangka juga menyebutkan membeli sabu atas suruhan laki-laki lainnya berinisial T. Setelah membeli sabu, rencananya akan diserahkan kepada T. Sebagai kurir, RS disebut-sebut akan menerima imbalan uang dari T.

Sangat disayangkan, saat melakukan pengembangan dan upaya penangkapan terhadap T dan B, kedua laki-laki ini tidak berhasil ditemukan. Diduga, T dan B melarikan diri setelah mengetahui kabar tertangkapnya RS.

Selanjutnya Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Tapteng membawa para tersangka dan barang bukti ke Mapolres Tapteng untuk proses lebih lanjut. Tersangka terancam Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan nncaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. (tam)