News

Walikota Siantar Tutup Pesparani Katolik Pertama Kota Siantar Tahun 2020

Satu Nusantara Bersaudara Dalam Keberagaman

SIANTAR, FaseBerita.ID – Walikota Pematangsiantar yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Drs Daniel Siregar menutup secara resmi acara Pesparani Katolik Kota Pematangsiantar yang pertama, Minggu (8/11/2020) di Jalan Lingga Kota Siantar.

Dalam sambutannya Walikota mengatakan, Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik adalah suatu aktifitas seni budaya masyarakat Katolik dalam bentuk pagelaran dan lomba paduan suara dan musik liturgi, yang dibentuk berdasarkan prakarsa masyarakat Katolik dengan tujuan menggali dan mengembangkan seni budaya gerejani.

Pesparani juga bertujuan untuk mengembangkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan masyarakat Katolik terhadap ibadah/liturgi gerejani serta untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Memupuk kebersamaan umat Katolik dan memperteguh kerukunan hidup umat beragama dalam kemajemukan bangsa Indonesia, yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk Kota Siantar dan Provinsi Sumatera Utara.

Pengembangan Paduan Suara dan Musik Liturgi Gerejani Katolik dalam semangat inkulturatif, sesuai kekayaan khasanah budaya lokal dengan melibatkan dan memberdayakan secara luas dan terorganisir segenap potensi umat dalam keberagamannya, yang didukung dengan kecintaan kepada Kitab Suci ini perlu diwujudkan melalui kegiatan Pesparani
“:Pemerintah Kota Pematangsiantar menyambut baik dan mendukung sepenuhnya upaya-upaya Gereja dalam mengembangkan paduan suara dan musik liturgi gerejani Katolik melalui pelaksanaan kegiatan Peparani seperti yang kita laksanakan hari ini. Semoga pada tahun mendatang pelaksanaan PesparaniI dapat terlaksana dengan lebih meriah dan melibatkan lebih banyak umat,”katanya.

Ketua Panitia, Simesono Hia SH MSi dalam laporannaya menyatakan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya Pesparani, yakni menggali dan mengembangkan seni budaya lokal bagi pengembangan seni, nyanyian liturgi yang inkulturatif, meningkatkan kecintaan pada Kitab Suci serta meningkatkan kualitas iman melalui pewartaan berita keselamatan.

Dalam kesempatan itu, Vikaris Episkopal St Paulus Rasul Pastor Fridolinus Simanjorang OFMCap mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar atas kerjasama yang baik dan dukungan dana, sehingga Pesparani Katolik I Kota Pematangsiantar dapat terlaksana dengan baik.

Vikep juga mengucapkan terimakasih kepada semua Pastor Paroki yang sangat mendukung Pesparani dengan mengutus umat untuk mengikuti pembinaan dan perlombaan.

Ketua LP3KD Ir. Daut Simanjuntak MM menjelaskan bahwa LP3KD merupakan suatu wadah bagi umat Katolik untuk meningkatkan aktivitas kehidupan beragama sebagai bagian interaksi sosial kehidupan beragama untuk memelihara nilai-nilai sosial yang telah ada dalam kehidupan masyarakat, dan meningkatkan iman melalui pewartaan kabar sukacita.

Hadir juga pada pelaksanaan Pesparani ini Pastor Paroki St. Fransiskus Assisi dan Administrator Paroki St. Laurentius Brindisi Jalan Sibolga Pematangsiantar.

Hasil Lengkap Perlombaan Pesparani I Katolik Kota Siantar:

Story Telling (Bertutur Kitab Suci)

Juara I Paroki St. Fransiskus Assisi
Juara II Paroki St. Jospeh Kain Batik
Juara III Paroki St. Laurentius Brindisi
Juara IV Paroki St. Petrus dan Paulus

Bermazmur

Juara I Paroki St. Petrus dan Paulus
Juara II  Paroki St. Fransiskus Assisi
Juara III Paroki St. Laurentius
Juara IV Paroki St. Joseph Kain Batik

Kuis Kitab Suci

Juara I Paroki St. Fransiskus Assisi
Juara II Paroki St. Laurentius Brindisi
Juara III Paroki St. Petrus dan Paulus
Juara IV Paroki St. Joseph Kain Batik

Vokal Grup Wanita

Juara I Paroki St. Laurentius Brindisi
Juara II Paroki St. Fransiskus Assisi
Juara III Paroki St. Petrus dan Paulus
Juara IV Paroki St. Joseph Kain Batik

Vokal Grup Pria

Juara I Paroki St. Laurentius Brindisi
Juara II Paroki St. Fransiskus Assisi
Juara III Paroki St. Joseph Kain Batik
Juara IV Paroki St. Petrus dan Paulus.(rel/fi)

iklan usi