News

Wagner Damanik: Kapasitas dan Kapabilitas Calon Bisa Tersosialisasi di Debat Publik

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID–  Calon Bupati Simalungun Irjen Pol (Purn) Maruli Wagner Damanik menilai debat publik calon kepala daerah Pilkada Simalungun putaran pertama yang diselenggarakan KPU Simalungun cukup baik dan memberikan ruang kepada publik untuk menilai masing-masing pasangan calon dalam waktu bersamaan.

“Selama masa kampanye, masing-masing pasangan calon mensosialisasikan diri secara sendiri dan tentunya semua akan menyampaikan program masing-masing. Dalam debat publik, kita diberikan kesempatan yang sama untuk mensosialisasikan diri melalui pemaparan program secara langsung,”kata Wagner Damanik, saat diminta komentarnya terkait debat publik yang diselenggarakan KPU Simalungun, Sabtu (14/11) lalu di Niagara Hotel, Parapat.

Dijelaskan Wagner Damanik, dengan memperkenalkan secara langsung masing-masing peserta Pilkada, warga dapat melihat dan membandingkan langsung siapa pasangan yang mempunyai kualitas, kapasitas dan kapabilitas sebagai pemimpin paling layak untuk perubahan Simalungun ke depan.

“Soal visi dan misi, kita sudah sampaikan sejak awal. WD-BISA hadir untuk mewujudkan Simalungun unggul di segala bidang. Perubahan besar itu tentunya dapat diwujudkan jika masyarakat Simalungun juga mulai membuat perubahan melalui Pilkada kali ini. Kami siap menjadi Parhobas Simalungun, berikan kesempatan untuk membuat perubahan,” kata calon bupati nomor urut 3 ini.

Secara khusus, Wagner Damanik menyampaikan masukan kepada KPU Simalungun untuk mengakomodir lebih banyak kru media massa untuk meliput acara-acara KPU termasuk debat public. Karena media massa, baik cetak, elektronik dan media online merupakan alat sosialisasi efektif terutama di masa pandemic covid-19 ini.

Dalam debat publik yang mengangkat thema meningkatkan kesejahteraan rakyat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian covid-19 ini, Wagner Damanik bersama calon wakil bupati Abidinsyah Saragih memaparkan program secara bergantian.(rel/fi)

iklan usi