News

Wagner Damanik di Debat Pilkada: Simalungun ke Depan Ada di Tangan Pemilih

PARAPAT, FaseBerita.ID-Calon Bupati Simalungun nomor urut 3 Irjen Pol (Purn) Maruli Wagner Damanik dan Calon Wakil Bupati Abidinsyah Saragih tampil meyakinkan dalam debat pilkada Simalungun 2020 putaran kedua yang digelar di Parapat, Senin (1/12/2020).

Wagner Damanik usai debat mengatakan, nasib Simalungun ke depan saat ini ada di tangan rakyat Simalungun yang memiliki hak untuk memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang. Warga Simalungun tidak perlu mengkhawatirkan soal jalannya pemerintahan, jika kelak memberikan pilihan kepada pasangan WD-BISA ini. Sebab namanya pemerintahan, terdiri dari Eksekutif dan Legislatif harus bekerjasama untuk kepentingan rakyat. Karena kedua lembaga ini, eksekutif dan legislatif lahir dan berorientasi untuk kepentingan rakyat.

“Melalui debat public kedua ini, masyarakat Simalungun tentunya sudah bisa menilai siapa pilihannya. Terlihat dari kapasitas, kapabilitas dan performa. Saya yakin masyarakat Simalungun sudah semakin cerdas dan bijak dalam memilih pemimpinnya. Pemimpin yang cerdas lahir dari pemilh yang cerdas, pemimpin yang hebat lahir dari pemilih yang hebat,” kata Wagner Damanik didampingi Abidinsyah Saragih.

Wagner Damanik mengajak masyarakat Simalungun untuk datang ke TPS, jangan memilih karena pengaruh iming-iming atau karena pemberian, tetapi memilihkan dengan menggunakan hati nurani.

“Kami berdua dari jalur perseoarangan.  Ada yang dari jalur partai. Dua-duanya konstitusional. Jangan khawatir kalau jalur perseorangan itu susah menjalankan memerintah. Pemerintahan itu ada dua eksekutif dan legislative. Kedua lembaganya harus selalu bekerjasama, karena orientasinya sama-sama untuk kepentingan rakyat. Saya sampaikan bahwa jalur perseorangan akan tetap eksis, ketika masyarakat memberikan pilihan kepada kami,”katanya.

Awasi Praktik Politik Uang

Sementara Ketua Tim Pemenangan WD-BISA, Budiman Damanik meyakini pasangan Irjen Pol (Purn) M Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih mendapat tempat terbaik di hati pemilih masyarakat Simalungun. Namun pihaknya mengkhawatirkan lawan politik bersama tim suksesnya menghalalkan segara cara untuk mempengaruhi pemilih. Politik uang dan tekanan kepada warga, dikhatirkan membuat pemilih tidak merdeka dalam memilih.

“Kami sampaikan bahwa kebebasan memilih calon pemimpin dilindungi Negara. Silakan pilih sesuai hati nurani. Nasib Simalungun ini saat ini di tangan rakyat. Jika memilih peminpin dari cara sebelumnya, maka kondisi ini akan berlanjut. Masyarakat mengeluh soal infrastruktur, pungutan liar, layanan masyarakat yang asal-asalan, hak rakyat disunat dan banyak lagi. Itu semua bakal berlanjut jika rakyat salah pilih,” kata Budiman Damanik.

Budiman menjelaskan, Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih maju dari jalur perseorangan, bertujuan untuk meminimalisir banyaknya kepentingan kelompok. Hanya focus untuk melayani, menjadi parhobas untuk rakyat Simalungun. Dengan memilih nomor 3 Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih, Simalungun Unggul dapat terwujud.(rel/fi)