News

Usai Mitu Tabrakan Beruntun di Pongkalan Buntu: 1 Tewas, 2 Kritis

FaseBerita.ID – Usai minum tuak (mitu) di Sidamanik, hendak pulang kerumah, tiga sekawan saling tabrakan (tabrakan beruntun) di Huta Pangkalan Buntu, Nagori Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Senin (8/6/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Ketiga sekawan tersebut, Noverlin Damanik (23) warga Huta Pangkalan Buntu, selaku pengendara Sepeda Motor  Yamaha Jupiter MX King BK 3198 TBD,  meninggal dunia di TKP.

Alexander Sitio (23) warga Pangkalan Buntu, mengendarai sepedamotor Honda CBR 150 BK 3953 TBL mengalami luka serius dirawat di RS Vita Insani, Kota Siantar.

Dan Niko Saputra Paana (18) warga  Huta Suka Dame, Nagori Tiga Bolon, selaku pengendara Honda Supra Bk 6031 UP mengalami luka berat dirawat di RS Vita Insani, Kota Siantar.

Noverlin Damanik sempat dibawa ke Ruang Instalasi RSUD Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar untuk divisum, kemudian disemayamkan dirumah duka.

Sementara, Alexander Sitio dan Niko sempat dirawat di Klinik dr Diklanto Silaen, Sidamanik, namun karena mengalami luka berat, patah kaki dan kepala luka parah, akhirnya keduanya dirujuk ke RS Vita Insani, Kota Siantar.

Informasi dihimpun, ketiganya usai minum tuak, hendak pulang kerumah dengan mengendarai sepedamotor masing-masing, namun dalam perjalanan, diduga Yamaha Jupiter MX King BK 3198 TBD kurang hati-hati dan kecepatan tinggi.

Saat di TKP,  Noverlin Damanik Pengemudi Septor Yamaha Jupiter MX menabrak Septor Honda CBR 150 BK 3953 TBL yang berada didepannya (searah).

Kemudian, Noverlin Damanik berserta Septor Yamaha Jupiter MX King BK 3198 TBD yang dikendarainya terjatuh dan terseret di aspal jalan, lalu ditabrak oleh Septor Honda Supra Bk 6031 UP yang dikendarai oleh Niko.

Kasat Lantas Polres Simalungun, Iptu Jodi Indrawan, melalui Kanit Laka, Ipda Ramadhan Siregar saat dikonfirmasi via selulernya, Selasa (9/6/2020) sekira pukul 17.30 WIB, membenarkan kecelakaan tersebut.

“Ya, benar telah terjadi tabrakan beruntun di Kecamatan Sidamanik, atas kejadian tersebut 1 meninggal dunia dan 2 lagi luka parah dirawat di RS Vita Insani, Kota Siantar. Kita sudah cek dan olah TKP, mengamankan barang bukti dan memintai keterangan saksi-saksi,”terangnya.(mag-05)