News

Usai Minum Tuak, Pria Ini Aniaya Pedagang Batagor

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Seorang pria tega menganiaya seorang pedagang Batagor. Korban bernama Rian Gilang Nainggolan (29) warga Dusun II, Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Tapteng. Sementara pelaku berinisial JH (39) warga Jalan Gabu, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sibolga Kota.

Menurut keterangan Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, dalam laporannya korban Rian mengaku dianiaya saat berjualan Batagor menggunakan gerobak dorong di Jalan Lumba-lumba, Minggu (28/7/2019) sore.

Kejadian bermula saat Arif yang diketahui teman pelaku memanggilnya dan memesan Batagor Rp5 ribu. Setelah Batagor diterima, pria tersebut memberikan uang Rp2 ribu. Karena tidak sesuai dengan harga Batagor, korban pun keberatan dan menanyakan maksud dari teman pelaku membayar Batagor pesanannya Rp2 ribu. “Keduanya sempat cekcok mulut. Karena korban gak terima Batagor yang harusnya Rp5 ribu, dibayar cuma Rp2 ribu,” kata Sormin menjelaskan keterangan korban kepada polisi, Selasa (6/8/2019).

Setelah itu, teman pelaku pergi meninggalkan korban. Sesaat kemudian, pelaku datang dan langsung memukul korban. “Melakukan pemukulan pada bahagian wajah korban sebanyak dua kali, hingga korban jatuh. Kemudian datang masyarakat memisahkan,” ungkapnya.

Korban tidak membalas pukulan pelaku, dia kemudian pergi mendorong gerobaknya meninggalkan pelaku. Tak berapa lama kemudian, pelaku muncul dari belakang dan kembali menghajar korban hingga babak belur. “Saat korban mendorong gerobak dagangannya, tiba-tiba korban dianiaya lagi dengan memukul muka saksi sebanyak dua kali sehingga mengalami luka luka,” pungkasnya.

Saat diperiksa, kepada polisi pelaku yang ditangkap di rumahnya mengakui perbuatannya. Menurutnya, saat itu dia baru saja minum tuak dengan teman-temannya. Melihat korban berjualan, pelaku menghampiri dan sempat ngobrol.

“Pelaku memanggil Rian yang lagi berjualan dan setelah korban tiba pelaku mengatakan, ada apa kau sama si Rinto. Korban menjawab, masalah HP ku sama si Rinto. Kemudian korban mengatakan, kenapa kau tanya itu Ko, bukannya mau beli Batagor. Pelaku menjawab, tidak. Kemudian pelaku pergi meninggalkan korban,” kata Sormin.

Tak lama kemudian Arif yang sebelumnya duduk dengan pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka pergi untuk membeli Batagor dan tak lama kemudian antara korban dengan Arif terjadi ribut-ribut dan dipisahkan oleh masyarakat dan kemudian Arif datang pada tersangka.

“Kemudian Arif mengatakan, bukan aku Ko lawannya, tetapi Koko. Mendengar itu tersangka menjawab, benar kau Rif, ayo kita jumpai. Kemudian tersangka berdiri dan mendatangi korban dan mengatakan, benar yang kau bilang itu. Korban menjawab, mau apanya kalian. Mendengar jawaban itu, tersangka langsung meninjukan tangannya pada bahagian muka korban sehingga korban jatuh ketanah dan kemudian datang masyarakat tuk memisahnya,” bebernya.

Tersangka kini ditahan di RTP Polres Sibolga diduga melanggar pasal 351 ayat (1) Jounto pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (ts)