News

UNA Tambah Doktor Ditengah Covid-19

FaseBerita.ID – Universitas Asahan Kisaran menambah seorang personel bergelar akademik doktor di tengah pandemi Covid-19. Penambahan seorang bergelar doktor ini diperoleh melalui dosen bernama Dailami, MI Kom, dari  Fakultas Ekonomi pada program studi Ekonomi Pembangunan.

Dailami, berhasil mempertahankan disertasinya berjudul Pola Komunikasi Pimpinan dalam Menumbuhkan Etos Kerja dosen dan pegawai di Universitas Asahan pada sidang promosi doktor di Universitas Islam Negeri Sumut, yang dilaksanakan secara daring.

Rektor Universitas Asahan, Prof Dr Ibnu Hajar M.Si, mengucapkan selamat atas gelar dan raihan yang diraih terhadap salah satu dosen tetapnya itu. Ia berharap capaian tersebut dapat meningkatkan kualitas tenaga pendidik UNA menuju kampus Unggul di Sumatera Utara.

“Sebab kualitas tenaga pendidik sangatlah berpengaruh dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi ini menjadi motivasi dan hal positif dilingkungan tenaga dosen saat ini di UNA,” ucapnya, Senin (18/5).

Saat ini dikatakan Ibnu Hajar, telah ada 11 dosen bergelar doktor di Universitas Asahan dan hal tersebut mendorong dosen – dosen lainnya di UNA untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebelumnya, dalam sidang promosi tersebut diberikan kesempatan untuk memaparkan poin penting dari disertasinya dihadapan promoter dan penguji dengan berbagai pertanyaan yang disampaikan yang bermuara pada pola penumbuhan semangat etos kerja dosen dan pegawai melalui pola komunikasi yang diterpkan di lingkungan UNA.

Dailami menyampaikan bahwa dari hasil penelitian yang dikemukannya pola komunikasi vertical domain diterapkan pimpinan,s ementara untuk menumbuhkan etos kerja dosen dan pegawai isinya lebih banyak berbentuk persuasif (ajakan).

Lebih jauh Dailami menambahkan, terdapat tiga pola komunikasi pimpinan yang diterapkan di Universitas Asahan yakni vertikal, horizontal serta diagonal, namun ketiganya tidak serta merta menjamin tumbuhnya etos kerja dosen dan pegawai kerena terdapat berbagai hambatan seperti sikap mental, tingkat kesejahteraan, ikatan primordial, dan penempatan bidang kerja yang tidak tepat.

“Namun upaya menumbuhkan etos kerja secara bertahap mulai terlihat dari pembenahan di berbagai bidang apalagi target menjadikan sebagai bagi UNA sebagai Universitas terkemuka di Pantai Timur Sumatera Utara,” ucapnya. (per/sr)

USI