News

Tumpukan Sampah ‘Sambut’ Wisatawan di Parapat

PARAPAT, FaseBerita.ID– Sebagai destinasi wisata, Kota Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun selayaknya bersih dan nyaman. Namun yang terjadi, tumpukan sampah justru ditemukan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menuju Parapat.

Salah satunya di Kelurahan Girsang, sekitar 200 meter dari Jembatan Sisera-sera. Padahal kawasan tersebut merupakan pintu masuk menuju objek wisata Parapat dari Kabupaten Toba. Parahnya, pimpinan Kecamatan Girsang Sipangan Bolon terkesan cuek dan tutup mata melihat tumpukan sampah tersebut.

Salah seorang warga, Demak Sinaga (63) menyayangkan dan mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Ia meminta Camat Girsang Sipangan Bolon memberikan perhatian terhadap kondisi sampah tersebut.

“Meski setiap hari camat lalu-lalang, tapi dia cuek. Seharusnya camat tanggap, apalagi daerah ini objek wisata,” kata Demak, Selasa (23/3).

Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu menyampaikan, tumpukan sampah yang dibiarkan tentunya akan mengeluarkan aroma busuk.

“Alhasil, pengunjung yang datang dari arah Toba langsung disambut sampah,” tukasnya.

“Kan ada lokasi TPA di Nagori Sipangan Bolon Induk, tapi kenapa camat masih membiarkan warga membuang sampah di sepanjang Jalinsum? Berarti camat tidak pernah menyampaikan masalah sampah saat rapat Musrenbang Kecamatan. Itu yang kita sayangkan,” ungkap Demak.

Camat Girsang Sipangan Bolon Maruwandi Josua Simaibang ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mendalami permasalahan sampah. Serta berupaya membersihkan sampah di sepanjang Jalinsum di Kelurahan Girsang.

“Kami sudah mendalami permasalahan seputar sampah di sepanjang jalan utama Kelurahan Girsang. Kami juga akan lakukan upaya pembersihan dengan melibatkan staf kecamatan yang ada. Terima kasih,” tulis camat melalui pesan WhatsApp. (aos/fabe)