News

Tumbur Napitupulu: Kita Belum Merdeka dari Kemiskinan

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Indonesia sudah merdeka dari penjajahan negara asing sejak 74 tahun lalu. Kini Indonesia terus berkembang menjadi salah satu negara besar di dunia.

Namun, hingga saat ini belum mampu melepaskan diri dari ketertinggalan di bidang ekonomi. Hal itu dibuktikan masih banyaknya masyarakat yang hidup dalam tingkat taraf hidup kemiskinan.

Hal itu disampaikan Tumbur Napitupulu, salahsatu bakal calon yang maju di Pilkada Simalungun tahun 2020. Meski begitu, ia tetap mengucap syukur kepada Tuhan atas Kemerdekaan yang sudah dirasakan selama 74 tahun.

Waktunya kini berjuang untuk mensejahterakan rakyat agar tidak terbelenggu dalam penderitaan, seperti kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan ketidakmampuan, yang kini masih dirasakan warga termasuk di Simalungun.

Alumni Universitas Indonesia (UI) ini juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama menyemarakkan, mengisi, sekaligus memaknai lebih luas hari kemerdekaan Indonesia.

Menurut Tumbur, Negeri ini kini telah merdeka. Telah bebas. Tapi tidak sepenuhnya. Karena tidak ada bangsa yang bebas sepenuhnya, tidak ada manusia yang bebas sepenuhnya. Kebebasan tetap relatif. Lebih dari itu, kebebasan diiringi dengan tanggung jawab.

“Kitalah sekarang yang harus mengisi kemerdekaan itu. Kita telah bebas dari cengkeraman politik penjajah, tapi belum lepas dari cengkeraman kemiskinan dan kebodohan, cengkeraman ekonomi pemodal besar, negara asing, berbagai kejahatan di sekitar yang mengintai sewaktu-waktu,” ujarnya.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita kobarkan. Kita punya tanggung jawab besar melanjutkan niat dan cita-cita para pejuang dan pahlawan kita,” ucapnya.

Menurutnya, di tengah tantangan dan pengaruh global, Indonesia diharapkan tidak terjangkit perpecahan, melainkan terus menunjukkan kebersamaan dan persatuannya. Termasuk momentum politik ke depan, tak dijadikan ruang bagi siapa pun untuk memecah bela.

“Masa depan bangsa ini ada di tangan kita. Mari kita jaga, dan tunjukkan kalau kita adalah bangsa yang punya keinginan kuat untuk maju dan berdaulat. Merdeka! Merdeka! Merdeka. Dirgahayu Bangsa ku, Dirgahayu Negeri ku, Dirgahayu ke-74,” ucapnya. (esa/des)