News

Tujuh Rumah Terbakar di Humbahas: 6 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

FaseBerita.ID – Kebakaran hebat menghanguskan rumah penduduk di Dusun Lumban Gorat, Desa Pusuk I, Kecamatan Parlilitan, Jumat (4/9) sekira pukul 02.45 WIB. Pada kejadian tersebut, sebanyak tujuh unit rumah semi permanen milik warga ludes terbakar dilalap sijago merah.

Kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek (korsleting) listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Korban tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya karena api cepat membesar dan menghanguskan rumah warga hingga rata dengan tanah. Dua unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan terlambat sampai ke lokasi.

Informasi didapat, kebakaran diketahui saat seorang keluarga Rentemina Sihotang yang sedang berkunjung (pemilik salahsatu rumah yang terbakar, red) hendak ke kamar mandi dan melihat kobaran api di atas rumah. Sontak dia kaget dan berteriak meminta tolong.

Sejumlah warga keluar untuk memberi pertolongan. Akan tetapi, kobaran api sudah membesar dan menjalar di bagian atas rumah lainnya.

“Saya dijemput salah seorang warga saya dan langsung menuju tempat kejadian. Tidak banyak yang dapat kami lakukan. Api sudah besar dan dengan cepat menjalar di bagian atas. Kami terpaksa membongkar sebuah rumah untuk mencegah kebakaran tidak meluas. Memang ada dua pemadam yang datang, tapi mereka tinggal menyirami api yang masih menyala pada puing-puing yang terbakar. Namun ketujuh rumah ini sudah habis terbakar,” kata Juni di lokasi kejadian, Jumat (4/9).

Pasca kejadian, dari enam keluarga yang kehilangan tempat tinggal, sebagian ditampung di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Lumban Gorat. Sementara sebagian lainnya menumpang di rumah keluarganya. Saat ini korban membutuhkan logistik pangan dan sandang. “Kita juga sangat mengharapkan uluran tangan dari dermawan. Bagi para dermawan yang ingin memberikan bantuan, dapat mengirimkannya rekening BRI No 7796-01-006043-53-7 atas nama Marganda Munthe, sekretaris Desa Pusuk I,” pinta Juni.

Korban kebakaran rumah, yaitu Tombor Sihotang, Rentemina br Sihotang, Lesmi br Tamba, Jonri Lubis, Pardomuan Sihotang serta Morahot Sihotang. Sementara, satu unit lainnya adalah rumah kosong milik Toni Sihotang. “Rumah Toni Sihotang kebetulan tidak ditinggali. Karena mereka merantau. Namun ada barang-barang yang disimpan di sana.” terang Juni.

Sementara itu, aparat kepolisian dan TNI terlihat turun ke lokasi kejadian. Kapolsek Parlilitan Iptu J Lbn Gaol mengatakan, pihaknya tengah mnjalankan proses untuk selanjutnya dilakukan olah TKP. “Sekarang ini kita sedang melakukan proses,” kata Lbn Gaol menjawab pertanyaan wartawan. (sht)

iklan usi