News

Truk Bawa Solar Ilegal Masih Diperiksa Polisi Labuhanbatu

FaseBerita.ID – Satu unit truk berisi puluhan jerigen solar ilegal dihadang dan diamankan warga di Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (7/2) dini hari. Hingga Senin (8/2) truk dan jerigen berisi solar tersebut masih dalam proses pemeriksaan polisi.

“Masih proses pemeriksaan,” kata Kepala Unit (Kanit) Ekonomi Polres Labuhanbatu Iptu H Naibaho kepada wartawan, Senin (8/2) siang melalui telepon seluler.

Naibaho menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah menjemput truk berisi puluhan jerigen solar dari tempat kejadian perkara (TKP) di Kecamatan Panai Hulu.

Saat ditanya, apakah sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka, Naibaho mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

Baca juga:

Truk Bawa Puluhan Jerigen Solar Dihadang Warga

“Truknya masih di Polres Labuhanbatu, masih proses. Nanti kita apakan ya,” pungkasnya.

Sebelumnya, satu unit mobil truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi diduga ilegal dihadang puluhan warga Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, saat melintas di jalan umum Ajamu, tepatnya di depan pos polisi Ajamu, Minggu (7/2) dini hari.

Informasi dihimpun, aksi warga tersebut karena merasa curiga mengetahui truk Colt Diesel BM 8012 PC mengangkut BBM sebanyak 50 jerigen dan 17 drum merupakan kegiatan ilegal.

Pasalnya, saat ditanyakan tentang keabsahan dokumen BBM, supir truk dan juga penumpangnya tidak dapat menunjukkannya kepada warga.

Supir truk, Anjang dan Fatwa selaku pengawal, menyebutkan BBM tersebut dibeli dari pengepul eceran di daerah Negeri Lama dan akan dibawa ke Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir. Sehingga tidak ada menggunakan dokumen.

“Kami belinya dari Negeri Lama, jadi tidak pakai surat-menyurat. Lagian, masyarakat tidak berhak mengetahui juga melihat surat-suratnya. Kalau mau lihat surat-suratnya, nanti di kantor polisi,” cetus mereka kepada warga.

Situasi sempat memanas antara warga dengan supir juga pengawal truk. Karena, warga kesal akibat supir tidak mau memutarkan truk untuk dititipkan di Pos Polisi. Sempat terjadi perdebatan. Namun, situasi mulai kondusif setelah salah seorang personel Polsek Panai Tengah mengamankan truk tersebut.

Kapolsek Panai Tengah AKP Rusdi Koto saat dikonfirmasi, Minggu (7/2) siang membenarkan kejadian tersebut. Kasusnya, kata dia, telah dilimpahkan ke Bagian Ekonomi Polres Labuhanbatu.

Terkait legalitas BBM bersubsidi tersebut, Rusdi menyarankan agar langsung mengonfirmasi Kanit Ekonomi Polres Labuhanbatu.

“Langsung konfirmasi ke Bagian Ekonomi saja. Kanit Ekonomi tadi yang turun langsung. Mungkin truk tersebut kini sudah sampai di Polres Labuhanbatu,” tandasnya. (bud/fabe)

iklan usi