News

Truk Bawa Puluhan Jerigen Solar Dihadang Warga

FaseBerita.ID – Satu unit mobil truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi diduga ilegal dihadang puluhan warga Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, saat melintas di jalan umum Ajamu, tepatnya di depan pos polisi Ajamu, Minggu (7/2) dini hari.

Informasi dihimpun, aksi warga tersebut, karena merasa curiga truk Colt Diesel BM 8012 PC mengangkut BBM sebanyak 50 jerigen dan 17 drum merupakan kegiatan ilegal.

Pasalnya, saat dipertanyakan sejumlah warga pada saat itu tentang keabsahan dokumen BBM, supir truk dan juga penumpangnya tidak dapat memperlihatkannya kepada warga.

Menurut supir truk bernama Anjang dan Fatwa selaku pengawal, BBM tersebut dibeli dari pengepul eceran di daerah Negeri Lama dan akan dibawa ke Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir sehingga tidak ada menggunakan dokumen.

“Kami belinya dari Negeri Lama jadi tidak pakai surat menyurat, lagian masyarakat tidak berhak mengetahui juga melihat surat-suratnya. Kalau mau lihat surat-suratnya nanti di Kantor Polisi,” cetus mereka dengan nada lantang.

Situasi antara warga dengan supir juga pengawal truk sempat memanas. Karena, warga kesal supir tidak mau memutarkan truk untuk dititipkan di Pos Polisi sehingga terjadi perdebatan. Namun, situasi mulai kondusif setelah salahsatu personel Polsek Panai Tengah mengamankan truk tersebut.

Kapolsek Panai Tengah AKP Rusdi Koto saat dikonfirmasi, Minggu (7/2/2021) siang membenarkan kejadian tersebut. Dan, kasusnya menurut Kapolsek telah dilimpahkan ke bagian Ekonomi Polres Labuhanbatu.

Saat ditanya wartawan, mengenai legalitas bbm bersubsidi tersebut, Rusdi menyarankan agar langsung mengkonfirmasi Kanit Ekonomi Polres Labuhanbatu.

“Langsung konfirmasi ke Bagian Ekonomi aja. Kanit Ekonomi tadi yang turun langsung. Mungkin truk tersebut kini sudah sampai di Kantor Polres Labuhanbatu,” tandasnya. (bud/fabe)