News

TKW Asal Asahan Dibunuh di Malaysia: Keluarga Mohon Bantuan Pulangkan Jenazah

FaseBerita.ID – Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Asahan, berinsial KHS berusia 20 tahun diduga diperkosa lalu dibunuh di tempat tinggalnya di Perumahan Jalan Sri Sarawak 18, Taman Sri Andalas, Klang, Selangor, Malaysia, pada Rabu (23/12).

Keluarganya di Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan saat ini masih menunggu proses pemulangan jenazah dari negeri Jiran dan berharap pemerintah bersedia membantu kepulangan jasadnya.

“Sampai sekarang masih menunggu kepulangan adik kami di Malaysia, kalau sekarang informasinya pelaku sudah ditangkap,” kata Sri Dewi, ibu kandung korban di kediamannya saat diwawancarai wartawan, Sabtu (26/12).

Di rumah duka, tenda dan tikar sudah digelar. Keluarga dan para kerabat ramai datang bertakziah. Pihak keluarga korban kini sedang menanti ketibaan jenazahnya dari Malaysia.

Berdasarkan informasi dihimpun, diketahui bahwa sebelum dibunuh, korban sempat diperkosa. Pelaku pembunuh adalah seorang WNI asal Langsa, Aceh, dan telah ditangkap oleh kepolisian Malaysia.

Ibu korban, Sri melanjutkan saat ini mereka lebih memilih berkoordinasi dengan salah satu organisasi masyarakat Aceh tersebut untuk memulangkan korban ke tanah air.

“Organisasi masyarakat Aceh itu bilang yang memulangkan, melalui pesawat yang nantinya akan kami jemput di Kualanamu,” katanya.

Namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu pesawat kargo yang akan memulangkan korban antara tanggal 29 atau 30 nanti tiba di rumah duka, menunggu administrasi pemberkasan selesai diurus.

Menurut kronologi, korban diperkosa, dirampok, dan dibunuh oleh pria asal Aceh itu saat kakaknya pergi membeli makanan. Mereka berdua tinggal dalam satu tempat dan bekerja di sebuah pabrik tak jauh dari tempat tinggal. Tak lama kakak korban pergi, ternyata pelaku sudah mengintai. Begitu kembali, sang kakak histeris mendapati sang adik sudah tewas dengan kondisi mengenaskan. Bahkan ada luka tikaman di lehernya.

Sementara itu, Persatuan Kebajikan Aceh Klang, anak cabang dari Persatuan Sosialisasi Ummat Ban Sigom Aceh (SUBA), berencana memfasilitasi kepulangan jenazah KHS ke kampung halamannya di Asahan.

Inisiatif Persatuan Kebajikan Aceh Klang ini merupakan bentuk kepedulian, lantaran pelakunya adalah orang Aceh. Ketua Persatuan Kebajikan Aceh Klang, Murdani meminta polisi menghukum pelaku seberat-beratnya.(per/fabe)

iklan usi