News

Tiga Truk Tangki Pengangkut BBM Milik Pertamina Dihadang Warga

Satu Truk Tak Miliki Dokumen

LABUHANBATU, FaseBerita.ID – Bisnis penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar diduga ilegal marak di wilayah Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Pasalnya, dalam dua bulan terakhir tahun 2021, truk pengangkut  solar subsidi dari pemerintah tanpa dokumen berulang kali di hadang warga hingga akhirnya kasus tersebut ditangani pihak kepolisian Polres Labuhanbatu.

Terbaru, sejumlah warga yang mengatasnamakan salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) menghadang sejumlah truk tangki berlogo Pertamina yang membawa bbm solar, saat melintas di Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, untuk mempertanyakkan kelengkapan, Rabu (17/3/2021) sore.

Kejadian itu pun sempat viral di media sosial Facebook, karena sejumlah warga yang menghadang diduga melakukan pungli terhadap supir tangki tersebut.

Namun, isu pungli itu dibantah pihak kepolisian sektor Panai Tengah yang dipimpin AKP Rusdi Koto yang turun langsung ke lokasi kejadian dan dapat mengendalikan situasi.

“Hingga dini hari saya turun ke lapangan, dan berhasil mecairkan situasi yang sempat memanas antara warga dan supir serta pengawas truk tangki pengangkut bbm solar tersebut. Tidak ada unsur pemalakan,” ujar AKP Rusdi Koto saat dihubungi wartawan, Jumat (19/3/2021) siang.

Rusdi menjelaskan, ketegangan antara dua kubu, karena supir dan pengawas truk tangki tersebut merasa tidak berhak menunjukkan berkas dokumen tersebut kepada warga yang menghadangnya.

“Ada sebanyak 3 truk tangki bermuatan solar. Setelah kita periksa dokumennya, ternyata dua truk yang memiliki dokumen lengkap. Sementara satu truk lagi, bermuatan lebih kurang 12 ribu liter solar subsidi tidak memiliki dokumen dan telah kita serahkan ke pihak Polres Labuhanbatu,” jelasnya.

Uniknya, penyaluran bbm solar tersebut bukan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melainkan ke pihak koperasi pengecer BBM di wilayah Sei Berombang.

“Itu langsung ada yang menampung Koperasi atas nama Iwan Puteh yang di Sei Berombang. Setelah kita lihat ijin usahanya dari koperasi tersebut memang mereka bergerak di bidang pengecer BBM kepada nelayan setempat,” sebut Kapolsek.

Sementara, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan saat dikonfirmasi wartawan belum mengetahui siapa pemilik truk tangki berisi bbm solar tanpa dokumen tersebut.

“Sedang dilidik,” ujar Kapolres singkat melalui pesan Whatsapp pribadinya.

Terpisah, salahseorang warga setempat yang turut di lokasi kejadian yang mengaku bernama Kholik saat dikonfirmasi wartawan, memberikan keterangan yang berbeda.

Menurut Kholik, dua unit diantaranya 3 truk tangki pengangkut bbm solar tersebut yang tidak memiliki dokumen lengkap dan di bawa ke Polres Labuhanbatu untuk proses hukum lebih lanjut.

“Ada dua truk yang tidak lengkap dokumennya, kabarnya di bawa ke Polres Labuhanbatu, namun kita tidak tahu, entah sampai entah tidak pak,” ungkap Kholik saat dihubungi wartawan.(bud/fabe)