News

Tiga Luka Akibat Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Gunungsitoli

NIAS, FaseBerita.ID – Dua kelompok pemuda bentrok di depan Pasar Ya,ahowu, Kota Gunungsitoli, yang menyebabkan tiga korban dilarikan ke rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Kasat Reskrim Polres Nias AKP Jonista Tarigan yang ditemui di Mapolres Nias, Senin (29/7/2019), membenarkan terjadinya bentrok antarpemuda di depan Pasar Ya,ahowu.

“Memang ada bentrok pemuda, dan ada beberapa pemuda yang terluka dan kini sedang mendapat perawatan di rumah sakit Gunungsitoli,” katanya.

Ia mengatakan, ada beberapa pemuda yang telah diamankan untuk dimintai keterangan dan saat ini polisi terus bekerja mencari pelaku penikaman.

Roni Giawa (23) salah satu korban luka mengaku tidak mengetahui siapa yang menyerang mereka, dan dia mengalami luka tusukan obeng di punggung dan luka di kepala dan tangan.

“Sebelum diserang kami sedang main gitar dekat Pasar Ya,ahowu, tiba tiba sejumlah pemuda datang menyerang dan memukuli kami,” ucapnya.

Korban lain, April Jaya Lase warga Desa Iraonolase, Kota Gunungsitoli, mengalami luka di kepala akibat dipukul dengan balok.

April mengaku sebelum bentrok terjadi dia ditampar di depan Taman Ya,ahowu Kota Gunungsitoli oleh seorang pemuda yang dia tidak kenal.

Namun, ketika April dan teman-teman hendak pulang ke kampungnya dan melintas di depan Pasar Ya,ahowu, pemuda yang tadi menampar dirinya bersama teman-temannya menyerang mereka. Akibatnya, April dan beberapa temannya mengalami luka.

Ama Calvin warga yang berjualan di samping Pasar Ya,ahowu mengatakan bentrok pemuda tersebut terjadi Minggu (28/7/2019) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Menurut dia, Boy Hulu, Roni Giawa, dan beberapa temannya sedang main gitar di depan Pasar Ya,ahowu, tiba tiba diserang sekelompok pemuda yang tidak dia kenal.

Para pemuda tersebut yang datang menggunakan sepedamotor memukuli Boy Hulu, Roni Giawa, dan beberapa teman mereka hingga mengalami luka.

“Boy Hulu mengalami luka tusuk di punggung kiri, sehingga kami larikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan,” katanya. (ant/int)