News

Tidak Mahir Mengemudi, Kernet Truk Tabrak Warga Hingga Tewas

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Ria Marta Tinambunan, wanita berusia 20 tahun, warga Desa Sibongkare, Kecamatan Tarabintang meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan. Batok kepala remuk, sebagian isi otak keluar akibat dilindas roda belakang dump truck Mitsubishi Canter  bermuatan singkong (ubi kayu).

Petaka itu terjadi saat kernet dump truk, Beslin Barasa (56) yang diketahui tidak bisa mengemudi, nekat menjalankan truk saat diparkir sehingga menabrak Ria bersama seorang wanita lainnya yang sedang berteduh di emperan gereja Santo Paulus, Dusun Sirata, Desa Sibongkare, Kecamatan Tarabintang, Humbahas, Minggu (26/4).

Selain menewaskan Ria, kejadian itu juga mengakibatkan Rosita Manalu terhimpit di antara dinding gereja dengan truk membuatnya menderita luka lecet, tangan bengkak serta mengalami pendarahan dari kelamin.

Aslan Manalu, Plt Kepala Desa Sibongkare mengatakan, kehadiran dump truk BK 8533 CN di lokasi itu adalah untuk mengangkut singkong hasil panen dari salahsatu kelompok, di mana  korban merupakan anggota kelompok dimaksud.

Usai menimbang singkong, karna gerimis, korban bersama temannya berteduh di emperan samping gereja. Sementara, truk diparkir dengan baik oleh supirnya di samping gereja untuk dimuat. Sambil menunggu kernet menaikkan muatan, supir truk bernama Kristom Nahampun pergi ke depan gereja dan berbincang dengan salah seorang warga.

Tiba-tiba Beslin menghidupkan mesin dan berusaha menjalankan truk. Namun karna tidak faham, truk berjalan tanpa bisa dia kendalikan, sehingga mengakibatkan Ria tewas terlindas roda belakang saat berusaha menghindar. Sementara itu, rekannya Rosita Manalu meski selamat, sempat terhimpit diantara truk dengan dingding gereja.

“Sebenarnya ada beberapa orang berteduh di sekitar gereja itu. karena mereka adalah kelompok. Meski belum tau apa nama kelompoknya, Tapi mungkin kedua korban yang paling dekat dengan truk itu,” terang Aslan melalui pesan singkat, Rabu (29/4).

Kapolres Humbahas Rudi Hartono melalui Paur Subbag Humas Bripka S Lolo Bako mengatakan hal senada. Dijelaskannya, Ria Marta Tinambunan  terlindas ban belakang sebelah kiri truk hingga menyebabkan kepalanya remuk.  Sementara Rosita Manalu terjepit di antara bak truk dengan dinding Gejera.

Rosita mengalami luka lecet pada bagian perut, bengkak pada tangan sebelah kanan, pendarahan aktif dari bagian kelamin selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Doloksanggul guna mendapatkan perawatan dan Visum Et Repertum.

“Berdasarkan olah TKP, petugas menyimpulkan sementara bahwasaanya kernet truk tersebut tidak paham mengemudikan Mobil. Saat ini kita tengah mengupayakan koordinasi dengan pihak Jasa Raharja. Sementara, kernet truk yang bernama Beslin Barasa  sudah diamankan di Mapolres,” Jelasnya. (sht/fi)

USI