News

Tersangka Maling Kreta Tetangga Ditangkap

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Polisi berhasil mengungkap pelaku pencurian dua unit sepedamotor (kreta) di Jalan Ketapang, Gang Pelita, Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga Kota, beberapa hari lalu.

Ternyata pelakunya adalah JARP alias D (25), yang tak lain tetangga salah satu korban bernama Albertus Indra Wibowo (20), pemilik Honda Beat BB 3295 NL.

Kepada pihak Polres Sibolga, korban melaporkan telah kehilangan kreta miliknya yang sebelumnya diparkir di depan rumah.

“Malam diparkir di depan rumah. Memang biasanya diparkir di situ setiap hari. Tiba-tiba, paginya dilihat sudah gak ada lagi di situ. Korban langsung membuat laporan kehilangan,” kata Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Selasa (18/6/2019).

Setelah menerima laporan, Satuan Reserse Kriminal kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap identitas dua pelaku. JARP ditangkap di salah satu warung di Jalan SM Raja Sibolga. Dalam pemeriksaan yang dilakukan, JARP mengakui perbuatannya. Sementara, seorang temannya masih dalam pengejaran.

“Mereka berdua. Temannya merencanakan untuk melakukan pencurian dan JARP yang menunjukkan sasaran ke tetangga mereka. Untuk mengambil kreta tersebut, temannya menggunakan sebuah besi berbentuk kunci, sementara JARP memantau situasi,” ungkapnya.

Kemudian, keduanya mendorong kreta tersebut ke pinggir jalan. Tak puas dengan 1 kreta, keduanya kemudian mengambil 1 kreta lagi dari tempat yang sama. Selanjutnya kedua kreta tersebut dibawa ke arah Sarudik. “Teman JARP membawa Honda Beat, sedangkan JARP membawa KLX,” terang Sormin.

Tiba di Sarudik, teman JARP pergi membawa Honda Beat ke arah Andam Dewi Tapteng. Beberapa saat kemudian, kembali lagi dan membawa Honda KLX.

“Kau tunggu di sini dulu, biar kuamankan ini. Kemudian temannya membawa Honda Beat sedangkan dia menunggu di tempat. Tak lama kemudian temannya datang naik betor dan kemudian kembali membawa yang satunya lagi (KLX),” pungkasnya.

Dari data kepolisian, JARP yang telah ditetapkan sebagai tersangka ternyata merupakan residivis. Dia pernah dihukum dalam kasus penganiayaan pada tahun 2017 yang lalu. Ditahan di Lapas Tukka selama 6 bulan.
Kini tersangka ditahan di RTP Mapolres Sibolga. Diduga melanggar pasal 363 ayat 1 ke 3, 4, 5 dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (rel)