News

Ternyata Nunung Pakai Sabu sudah 20 Tahun: Dikonsumsi Pagi Hari

FaseBerita.ID – Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung mengakui mengkonsumsi narkoba sejak 20 tahun lalu. Ia biasanya mengkonsumsi sabu di pagi hari.

Sebenarnya ia sudah sering dinasihati suaminya July Jan Sambiran (Iyan Sambiran), untuk tidak lagi memakai narkoba, tetapi nasihat tersebut tidak diindahkan Nunung.

“Pengakuannya kalau NN, dia menggunakan itu dalam hal pekerjaan, (meningkatkan) stamina yang bersangkutan. JJ beberapa kali sudah menasihati (Nunung) untuk berhenti. Tetapi sepertinya ada penolakan dari NN,” ujar Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak di Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (21/7/2019).

“Ya karena berkali-kali disampaikan, di mana NN ini ingin ditemani oleh JJ pada saat penggunaan narkoba itu,” imbuh Calvin.

Calvin mengatakan Nunung aktif memesan narkoba. Ia juga aktif mengajak Jan Sambiran mengkonsumsi barang haram tersebut.

Calvin menambahkan bahwa suami Nunung, July Jan Sambiran (JJ) sambung Calvijn, sudah menggunakan narkoba selama 24 tahun.

“JJ bahkan lebih. Sekitar 24 tahun yang lalu,” katanya.

“Saat ini, perkembangan selanjutnya yang kami melihat dan sudah dituangkan dalam BAP (berita acara pemeriksaan), antara tersangka NN dan tersangka JJ yang merupakan pasangan suami-istri, bahwa yang aktif memesan narkoba adalah NN. Kemudian yang aktif mengajak suaminya, JJ, adalah NN,” ujar Calvin.

Baca juga: Ternyata Nunung Diintai Polisi Selama 5 Bulan

Nunung bersama Jan Sambiran ditangkap di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019). Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,36 gram.

Polisi menduga ada jaringan lain terkait Nunung dan suaminya. Saat ini Polisi masih mendalami dan melakukan pencarian kepada pemasok narkoba yang sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan inisial E.

“Kemungkinan dan ini jaringannya ada pemesanannya ada, dan saya sampaikan tadi yang diatas proses pencarian dan upaya penangkapan di atasnya dengan inisial E kalau nggak salah semoga ada hasilnya,” ujar Calvijn. (dtk/cnn/int)