News

Terkait Covid-19 Biaya Perobatan Pasien Gangguan Ringan Ditanggung Pemerintah

FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten Asahan memastikan akan menanggung seluruh biaya perobatan dengan status orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD-HAMS) Kisaran.

Hal tersebut dikatakan Bupati Asahan, H Surya saat menggelar konferensi pers di posko gugus covid-19, Selasa (31/3).

“Sudah ditangani saat ini ada pasien dengan gangguan ringan (ODP) dan kita sudah siapkan itu ruang isolasi khusus di RSUD kita. Ingat ya dengan catatan dia terindikasi pasien ringan, yang biaya perobatannya dibiayai pemerintah,” kata Surya sembari menambahkan, saat ini ada 20 ruangan isolasi khusus di RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran.

Lebih lanjut, Surya juga Bupati berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap penyebaran virus corona dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, jangan panik dan tidak melakukan tindakan berlebihan dalam membeli kebutuhan, serta kurangi aktifitas di luar rumah dan tempat keramaian bila tidak ada kepentingan mendesak.

Ia juga berharap partisipasi dari masyarakat untuk proaktif mencegah penyebaran virus corona dengan melaporkan kepada Sekretariat Gugus Tugas bila mengetahui ada warga yang memiliki gejala tertular virus corona atau baru kembali dari daerah yang terjangkit virus corona ke call center Gugus Tugas di Nomor 08116796119.

Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Asahan juga tengah mempersiapkan anggaran penanggulangan bencana nasional corona yang saat ini sedang diperangi warga di dunia dan penganggarannya menunggu finalisasi dan akan ditandatangani oleh Bupati Asahan hari ini. Hal itu ditambahkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Rahmad Hidayat Siregar, kepada wartawan.

“Ini sedang diajukan dan sudah di Bapeda. Terkait penganggaran kita belum tau berapa yang jelas hari ini rencananya akan ditandatangani pak bupati,” jelas Hidayat.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap berada dirumah. Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona agar tidak meluas ke Asahan. Dirinya juga berpesan kepada warga Asahan yang berada di luar kota untuk tidak memaksakan kembali ke Kabupaten Asahan bila tidak ada kepentingan yang sangat mendesak.

“Saya himbau masyarakat untuk tetap berada di rumah, dan bila ada warga Asahan yang ada diluar kota dengan kebutuhan yang tidak mendesak, hendaknya memanfaatkan penggunaan teknologi informasi untuk selesaikan kepentingan tanpa harus memaksakan datang ke Kabupaten Asahan,”ucapnya. (per)