News

Terkait Aksi Tawuran Antar Sekolah: Kepsek Minta Maaf, Pelaku Dipecat

FaseBerita.ID – Terkait tawuran yang dilakukan puluhan pelajar STM Taman Siswa, Rabu (11/3) hingga berbuntut pada pengeroyokan beberapa wartawan lantaran tidak senang diliput menyebabkan Kepala Sekolah (Kepsek) Yayasan Taman Siswa, Sudarianto Spg minta maaf.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada rekan pers yang menjadi korban. Hal itu disampaikan di Kantor Kepsek, Kamis (12/3) siang sekira pukul 12.30 WIB.

“Atas insiden ini, saya kepala sekolah meminta maaf kepada rekan pers. Pelajar yang terlibat sudah diberikan tindakan tegas berupa pemecatan. Bukan hanya dipecat, pelajar juga tidak kita kasih izin untuk sekolah di manapun di Kota Siantar,” ujarnya Sudarianto.

Tak hanya itu, Sudarianto menyatakan jika permasalahan tersebut sebelumnya sudah dirapatkan melalui kepala sekolah masing-masing yang terlibat. Dimana para sekolah dapat memberikan pembinaan kepada pelajarnya.

“Secara pribadi, saya menyesalkan kejadian tersebut. Begitupun kita dengan kepala sekolah masing-masing yang terlibat, tadi sudah melakukan rapat internal untuk mencari akar dari masalah para pelajar kenapa bisa tawuran,” jelasnya.

Di penghujung pembicaraan, akhir dari kesepakatan, pihak sekolah meminta agar Dinas Pendidikan, Satpol PP, dan Polres Siantar harus ikut terlibat, agar tawuran antar pelajar tidak lagi kembali terulang dan memakan korban.

“Kita minta kepada aparat penegak hukum juga mengawasi. Kalau bisa, di titik pelajar kumpul seperti di Taman Bunga, Lapangan Adam Malik dan Jalan Tombang selalu diawasi. Jadi, jangan tunggu terjadi baru datang. Kalau bisa, sebelum terjadinya tawuran. Ya haruslah diawasi dululah titik-titiknya dimana pelajar pulang sekolah berkumpul,” harap Sudarianto mengakiri sembari menyalami rekan pers satu per satu. (Mag-03)