News

Terdakwa Pencabulan Divonis PN Simalungun 6 Tahun Penjara

FaseBerita.ID – Terdakwa Bima Arya Wardana (19) Warga Perumahan Karang Sari Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba divonis majelis hakim selama 6 tahun penjara dengan denda Rp60 Juta subsider 6 bulan penjara akibat melakukan pencabulan dibawah umur. Pembacaan itu diadakan secara teleconference pada Senin (27/4).

Majelis Hakim Ketua Rozianti didampingi dua hakim anggota Aries dan Mince menyatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 81 (2) Pasal Jo pasal 76E peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana yang telah ditetapkan menjadi UU No.17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

Vonis yang diberikan majelis hakim lebih ringan dua tahun dari tuntutan yang diberikan Jaksa (JPU) Doniel Perdinan, sebelumnya selama 8 tahun denda Rp60 Juta subsider 1 tahun penjara.

Mendengar vonis tersebut terdakwa diberikan waktu selama 7 hari apakah terima dengan putusan atau banding.

Terungkap perbuatan terdakwa Bima Arya dilakukan pada bulan Mei 2019 sekira pukul 15.00 WIB di permandian Karang Anyer di dalam gubuk di Nagori Karang Anyer Simalungun.

Namun orang tua korban sebagai saksi, baru mengetahui perbuatan cabul terhadap anaknya pada hari Senin 14 Oktober 2019 sekira pukul 10.00 WIB. 

Terdakwa pun mengakui bahwa ia telah melakukan pencabulan sebanyak lima kali. (ros)