News

Tercium Aroma Narkoba saat Bubarkan Kumpul Warga, Polisi Gerebek Pesta Ganja

FaseBerita.ID – Tujuh pria ini tak mengindahkan anjuran pemerintah untuk tidak berkumpul-kumpul guna mengantisipasi penyebaran viorus corona (covid-19). Buktinya, mereka akhirnya digerebek polisi saat berkumpul dan baru saja mengonsumsi narkotika jenis ganja, Rabu (25/3) sekira pukul 22.00 WIB.

Ketujuhnya diamankan dari salah satu kedai Tony Jaya Simamora di Jalan Makmur, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara (Taput).

Adapun identitas para pria itu adalah EM (22) warga Desa Pohan Tonga, TJS (26) warga Lobusonak Desa Pohan Tonga, BRH ( 25) warga Jalan Makmur Kelurahan Pasar Siborongborong, NRN (22) warga Desa Sitabotabo, RN (21) warga Lumban Nainggolan, Kelurahan Pasar Siborongborong, TWM (21) warga Pasar Siborongborong dan LS (21) warga Jalan Dolok Martimbang Kelurahan Pasar Siborongborong. Mereka semua warga Kecamatan Siborongborong.

Kapolres Tapanuli Utara melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing kepada wartawan membenarkan pihaknya mengamankan tujuh pria itu.

Disebutkan, awalnya patroli gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan satpol PP melakukan tugas memberi imbauan kepada warga untuk tidak melakukan perkumpulan yang tidak penting dan menerapkan social distancing, sebagaimana yang dianjurkan pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19 Corona.

Namun saat bermaksud member imbauan kepada warga di Kecamatan Siborongborong, para petugas melihat ada orang sedang kumpul-kumpul di sebuah warung.

“Jadi penangkapan tersebut berawal saat tim gabungan dari unsur Polri, TNI dan satpol PP melaksanakan patroli gabungan di Kecamatan Siborongborong. Tujuannya untuk mendukung program pemerintah dalam pemutusan rantai perkembangan virus covid-19 yang saat ini melanda bangsa kita. Dan, tim gabungan mengimbau warga agar tidak melakukan perkumpulan-perkumpulan massa. Selanjutnya saat tim lewat dari rumah yang sekaligus kedai milik salah tersangka berinisial TJS , petugas mencium adanya aroma ganja,” jelas Baringbing, Kamis (26/3).

Selanjutnya petugas langsung berhenti dan masuk ke dalam kedai. “Di dalam kedai, petugas menemukan bungkusan ganja di bawah kursi dan petugas pun mengamankannya,” terangnya.

Setelah melakukan interogasi terhadap 7 orang yang berada di sana, mereka mengakui kalau merekalah pemilik ganja tersebut. “Dan barang bukti daun ganja yang tinggal di bawah kursi, merupakan sisa dari yang sudah dipakai. Mereka bertujuh baru siap tahap pertama mengisapnya.”

Selanjutnya petugas membawa mereka ke Polsek Siborongborong dan dari Polsek itu langsung dijemput personel Sat Narkoba Polres Tapanuli Utara untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan di Sat Narkoba Polres Taput, mereka mengakui semua perbuatannya. Dan mereka mengakui ganja tersebut dibeli oleh TJS dan LS dari kawasan Lumbanbulbul, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.

“Dari tangan tersangka kita mengamankan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis ganja dibungkus kertas warna putih dan dibungkus kertas nasi warna coklat. Brutto 2,86 gram dan selembar uang tunai Rp50.000,” sebutnya.

Saat ini ke tujuh tersangka masih dalam pemeriksaan di Sat Narkoba Polres Taput untuk pengembangan penyidikan. (as)

USI