News

Tengkorak Manusia Ditemukan di Tengah Hutan

FaseBerita.ID – Kamis (12/11) petang sekitar pukul 17.30 Wib, empat petani warga Desa Purba Tua, Kecamatan Tantom Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara menemukan tengkorak dan kerangka manusia di tengah hutan desanya.

Ada jarak sekitar 8 Kilometer dari pemukiman terakhir desa itu dari lokasi penemuan kerangka yang terbalut kain sarung itu. Awalnya keempat petani yang salah satu di antaranya merupakan warga desa Huta Raja yang bertetangga tersebut, hendak melihat lokasi lahan kebun yang telah lama tidak terjamah.

Keempat petani yang dimaksud di antaranya, K Sitepu (47) yang berasal dari Huta Raja, kemudian Sarir Simanjuntak (50), Irwan Simanjuntak (48) dan Parsaoran Simanjuntak (56) merupakan warga Purba Tua. Tersentak dengan temuan itu, dengan cepat mereka turun ke desa dan melaporkannya ke Kepala Desa dan warga.

Baca juga: Sebulan Hilang, Ditemukan Tinggal Tengkorak

Malam sekitar pukul 22.30 Wib, kepala desa Purba Tua beserta warga lebih kurang 13 orang berangkat menuju TKP untuk penjemputan ke tengah hutan. Dan pada Jumat (13/11) pagi pukul 07.30 Wib, rombongan kepala desa ini sudah tiba di perkampungan Desa Purba Tua, dengan membawa kerangka manusia utuh yang di antaranya masih ada sebagian kecil daging yang menempel pada kepala.

Selain kerangka, kepala desa bersama warga juga membawa sehelai kain sarung, pakaian dan satu buah dompet. Dari ini kemudian, pemilik kerangka itu diidentifikasi dan disimpulkan warga, merupakan Rusma br Sihombing (70), seorang lansia yang telah hilang sejak 8 Juni 2020 lalu.

Baca juga:

Kapolsek Batang Angkola AKP Yuswanto mengungkapkan, selama ini korban diketahui telah pikun. Dan sehari setelah kehilangannya, sesungguhnya warga telah melakukan pencarian selama dua pekan. Namun tidak juga ditemukan kecuali hanya barang-barang bawaannya di daerah Batu Putih di hutan yang dianggap angker oleh masyarakat di sana.

“Waktu itu di sana hanya ditemukan kadangan (keranjang) dan kain penutup kepala. Dan tempat ini cuma jarak 600 meter dari penemuan kerangka nya ini. Jadi malam kemarin dilakukan penjemputan, Karena alasan keamanan dan secara adat baru pagi ini warga turun membawa kerangka korban itu,” terangnya.

Dan setelah berkoordinasi, rencananya korban akan dimakamkan pada hari Sabtu (14/11) ini. (san)

iklan usi