News

Tembok Penahan Jalinsum SM Raja di Kota Siantar Longsor

FaseBerita.ID – Curah hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir yang terus mengguyur kota Pematangsiantar, mengakibatkan tembok penahan badan jalan lintas Sumatera (Jalinsum) yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara Pematangsiantar, longsor.

Informasi dihimpun wartawan, insiden longsor atau peristiwa geologi tersebut terjadi, Minggu (31/05).

Renata Siagian (25) yang merupakan warga setempat saat berbincang dengan wartawan, Selasa (02/6) siang menyebutkam, tembok penahan jalan itu runtuh usai hujan deras yang mengguyur kota Pematang Siantar.

“Pas hari Minggu itu lah bang. Jadi setelah hujan dah longsor lah. Gak lama kemudian pihak Polsek Siantar Utara turun ke TKP,” kata  Renata.

Amatan wartawan, di TKP tembok penahan badan jalan yang longsor itu diperkirakan selebar 4 meter dan kedalaman 5 meter tepatnya di depan kantor DPD Partai Golkar di Jalan Sisingamangaraja Pematangsiantar.

Petugas Polsek Siantar Utara dibantu Satlantas Polres Pematangsiantar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemko Pematangsiantar turun ke lokasi dan membuat tali pembatas dan plang penutupan arus lalulintas sementara.

Kapolsek Siantar Utara AKP M Ritonga saat dikonfirmasi melalui via telepon selulernya, Selasa (02/5/2020) sore membenarkan longsornya tembok penahanan jalan provinsi itu tepatnya di Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara.

“Kemarin bersama petugas Satlantas dan BPBD sudah berkoordinasi dan turun ke lokasi membuat garis dan plang penutupan sementara arus lalulintas yang datang dari arah Medan menuju Parapat dialihkan dari jalur lain,” terangnya. (Mag-03)

USI