News

Tas Bu Guru Dijambret, Rp2,5 Juta Lewong: Rencana Beli Tiket ke Jakarta

FaseBerita.ID – UR br Matondang (47) salahseorang guru di salahsatu sekolah menegah kejuruan di Pematangsiantar menjadi korban jambret di Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (18/6) pagi. Uang sebesar Rp2,5 juta yang ia simpan dalam tas raib dibawa kabur oleh pelaku.

Peristiwa ini membuat korban histeris dan trauma. Pasalnya, saat kejadian, ia sempat terseret di aspal dan mengalami luka-luka karena sempat saling tarik menarik dengan pelaku.

Informasi dihimpun, pelaku terdiri dari dua orang. Keduanya beraksi menggunakan sepedamotor jenis matic. Pagi itu, sekira pukul 09.00 WIB, korban baru saja mengambil uang di salahsatu bank di  Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.

Namun, baru beberapa menit keluar dari bank tersebut, pelaku langsung beraksi dan menarik tas korban. Korban sempat berusaha mempertahankan tasnya, namun gagal. Ia terjatuh dan terseret di aspal hingga mengalami luka-luka. Sementara pelaku langsung kabur membawa tas korban.

Korban yang tinggal di Jalan Saribu Dolok, Simpang Panei, Simalungun ini langsung membuat laporan ke Polsek Siantar Barat, dan polisi langsung melakukan olah TKP.

Sebelum membuat laporan resmi di Polsek Siantar Barat, korban terlihat masih trauma. Apalagi, dalam tasnya itu banak surat penting.

“Banyak surat penting di dalam tas itu. Bagaimana saya mengurusnya,” kata korban sambil menahan sakit pada kedua kakinya yang luka memar.

Ia menceritakan, awalnya ia datang ke Bank Sumut hanya untuk mencairkan uang sebesar Rp2,5 juta. Uang itu dikirim adiknya yang bertugas di Poldasu.

Rencananya uang tersebut mau dipakai buat beli tiket pergi ke Jakarta.

“Aku dari rumah langsung singgah ke Bank Sumut. Ua it rencananya mau dipake beli tiket ke rumah cucu saya di Jakarta,” ucapnya.

Setelah mencairkan uang, korban berjalan ke seberang jalan dengan maksud menunggu angkot jurusan arah STM HKBP tempat ia bekerja.

Namun sewaktu lagi menunggu angkot di Jalan Merdeka, tiba-tiba saja datang 2 orang pelaku jambret menaiki kereta jenis matic, dan langsung menarik paksa tas yang tengah disandang di tangannya.

“Aku sampai terjatuh menahan tas milikku yang ditarik paksa,” kata korban.

Kapolsek Siantar Barat Iptu Esron Siahaan melalui Kanit Reskrim Ipda Jhon Purba membenarkan kejadian tersebut.

“Korban telah melapor, dan sedang diambil keterangan guna menyelidiki pelakunya,” tegas Ipda Jhon Purba. (Mag-03)