News

Tanah Galian Proyek di Labuhanbatu Bahayakan Pengguna Jalan

Kasat Lantas: Tunggu Ada Korban Baru Kita Panggil Pemborongnya

FaseBerita.ID – Tanah galian proyek penanaman kabel optik yang berada di pinggir badan Jalan WR Supratman, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, sangat membahayakan pengendara yang melintas di wilayah itu.

Pasalnya, jika setelah hujan turun tanah yang berada di pinggir badan jalan tersebut meluber hingga ke tengah badan jalan sehingga jalan menjadi licin dan berlumpur.

Pantauan wartawan, Jum’at (1/5) di lokasi, terlihat para pekerja melubangi pinggir badan jalan untuk menanamkan seperti selang pipa berwarna orange. Namun, gundukan tanah bekas galian tersebut diletakkan begitu saja di pinggir jalan.

“Ini proyek dari Telkom. Untuk menanam kabel optic,” ujar salah seorang pekerja.

Atas Hal ini, warga mengaku resah dan khawatir dengan kondisi jalan licin dan berlumpur diakibatkan oleh tanah galian proyek tersebut.

“Kami sangat khawatir kalau melintas di wilayah itu dengan sepeda motor. Apalagi sehabis hujan jalan menjadi licin dan berlumpur. Seharusnya, tanah bekas galian itu diangkat, karena kalau tidak, dapat membahayakan nyawa pengendara yang melintas di wilayah itu,” kata Juna, salahseorang warga setempat.

Senada juga diungkapkan Wati warga Rantauprapat. Dirinya mengaku hampir terjatuh dari sepedamotornya saat melintas di jalan tersebut. Menurutnya, jalan yang menurun menjadi licin akibat tanah galian yang berada di pinggir jalan terkena hujan.

Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Rusbeny saat dimintai tanggapannya terkait tanah proyek galian yang membahayakan pengendara tersebut, hanya mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil pihak pemborong jikalau ada korban akibat pekerjaan tersebut.

“Tunggu ada korban baru kita panggil pemborongnya,” jawabnya singkat melalui sambungan telepon seluler.
Sementara, Camat Rantau Utara Toring Ritonga mengaku telah mengingatkan pihak pemborong pekerjaan tersebut untuk membersihkan genangan lumpur yang merembes ke badan jalan, agar masyarakat nyaman saat melintas di daerah itu.

Saat ditanya siapa pemilik pekerjaan tersebut, Camat tidak mengetahuinya. Hanya, sebelum proses pengerjaan proyek penanaman kabel optik tersebut, pihaknya telah mengeluarkan izin rekomendasi atas pekerjaan itu.

“Benar, kami hanya mengeluarkan izin rekomendasi atas pekerjaan tersebut. Dan saya telah mengingatkan pemborong agar menjaga kenyamanan warga saat melintasi jalan tersebut,” tandasnya. (bud)