News

Tak Ada Barbuk, Seorang Pria Menolak Dibawa Polisi

SIANTAR, FaseBerita.ID – Seorang pria yang diduga pengguna narkoba diamankan polisi di Jalan Patimura, Siantar Timur, Senin (24/6/2019) sekira pukul 14.00 WIB. Dalam penangkapan itu sempat terjadi ketegangan lantaran polisi tidak mendapatkan barang bukti.

Informasi dihimpun dari lokasi kejadian, pria yang mengaku bernama Sosun (30) warga Jalan Pattimura ini ditangkap personel kepolisian dari Sat Narkoba. Penangkapan yang dilakukan di pinggir jalan ini sempat mengundang perhatian warga sehingga di TKP sangat banyak masyarakat.

Ketika itu, Sosun digeledah polisi dan tidak mendapatkan barang bukti.

Tidak mau habis akal, polisi lantas hendak membawa Sosun ke kantor polisi dengan alasan tes urin. Tapi Sosun menolak untuk di tes urin.

“Saya tidak mau diapa-apain. Saya juga tidak mau di tes urin. Apa hak kalian membawa saya dan mentes urin saya. Apa ada barang bukti saya pegang?” ujar Sosun sambil berteriak terhadap polisi dan menolak ajakan polisi.

“Kalau kamu merasa bersih dan tidak ada apa-apa, ngapain kamu takut kami tes urin dan mencoba melarikan diri,” tegas salah seorang polisi menimpali perkataan Sosun.

Setelah perdebatan yang cukup panjang, akhirnya polisi tetap membawa Sosun untuk diamankan.

Setelah dibawa, masyarakat yang sempat mengerumuni lokasi seketika membubarkan diri.

Kasat Narkoba AKP Edward melalui kanit Ipda Apri Damanik mengatakan bahwa pada saat penangkapan tidak ada ditemukan barang bukti.

“Diamankan dulu lah,” katanya.

Topan Didenda Rp1 Miliar

Sementara Topan Aristiadi yang diamankan 8 Januari 2019 lalu karena kasus sabu dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Robert Damanik SH selama 12 tahun penjara dan didenda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa Topan Aristiadi diapit petugas usai mendengarkan tuntutan jaksa di PN Siantar, Senin (24/6/2019). (Romanis)

Hal itu terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Senin (24/6/2019). Jaksa menyatakan perbuatan terdakwa melanggar Pasal 114 (2) Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Jaksa juga meminta majelis hakim supaya menghukum terdakwa sesuai dengan tuntutan yang diberikan.

Mendengar tuntutan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya Erwin Purba SH di hadapan Majelis Hakim mengatakan akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

“Atas tuntutan yang diberikan tadi, kami menyatakan akan mengajukan pembelaan secara tertulis,” ujar Erwin.

Menyikapi pernyataan terdakwa, Majelis Hakim yang diketuai Danar Dono SH didampingi Hakim Anggota M Iqbal Purba SH dan Simon Sitorus SH kemudian menunda sidang dan akan dilanjutkan kembali minggu depan dengan agenda pembelaan terdakwa.

Terdakwa sendiri diamankan pada 8 Januari 2019 sekitar pukul 21.30 WIB dari Jalan Bola Kaki, Siantar Barat karena diduga terlibat dengan penyalahgunaan narkoba.

Personel Polres Siantar menemukan barang bukti sebanyak 7 paket narkoba jenis sabu dan uang sebesar Rp300 ribu. (mag-04/ros/pra/des)