News

Tahun 2018 Pemko Siantar Habiskan Anggaran Rp978,9 Miliar

FaseBerita.ID – Pemko Siantar menargetkan Pendapatan Daerah selama tahun 2018 sebesar Rp977,9 miliar dan terealisasi sebesar Rp978,9 miliar atau 100,10 persen. Pendapatan ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp137 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp822 miliar.

Data ini disampaikan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah pada sidang paripurna di gedung DPRD, Senin (6/5) dengan agenda pembacaan pengantar nota keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2018.

Untuk anggaran belanja dalam APBD 2018 adalah sebesar Rp997,3 miliar dan yang dapat direalisasikan sebesar Rp994,5 miliar. Itu terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp459,7 miliar dan belanja langsung Rp534,7 miliar.

Disebutkan Hefriansyah, realiasi penerimaan pembiayaan untuk tahun anggaran 2018 sebesar Rp85,5 miliar yang berasal dari penggunaan SILPA yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun yang lalu.

Sedangkan realisasi pengeluaran sebesar Rp4,2 miliar. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) merupakan selisih lebih antara realiasai pendapatan belanja dan pembiayaan selama tahun anggaran 2018 sebesar Rp65,9 miliar.

Amatan Media ini, dari jadwal untuk sidang paripurna dimulai pukul 09.00 WIB akhirnya bisa dibuka sekitar pukul 11.00 WIB setelah jumlah anggota DPRD memenuhi quorum. Setelah sidang paripurna dibuka, para anggota DPRD selanjutnya membahas nota keuangan atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pematangsiantar TA 2018. Setelah seluruhnya dibahas oleh komisi-komisi, selanjutnya kembali sidang paripurna untuk pengesahan atas Ranperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018.

Deviden dari PDAM Tirtauli hanya Rp56,4 Juta

Pendapatan hasil pengelolaan kekayaan derah yang dipisahkan merupakan pos untuk menampung pendapatan yang berasal dari dividen/bagian laba atas penyertaan modal/investasi kepada pihak ketiga. Untuk TA 2018, penerimaan pendapatan ini berasal dari pendapatan dividen PDAM Tirtauli terealisasi sebesar Rp56,4 juta.

Sebelumnya Pemko menganggarkan penerimaan dividen ini sebesar Rp500 juta. Pada tahun 2017 lalu juga, Pemko hanya menerima Dividen dari PDAM Tirtauli sebesar Rp56,6 juga.

Kemudian dari Bank Sumut dividen yang terealisasi pada tahun 2018 sebesar Rp11,1 miliar dan tahun 2017 terealisasi 10,1 miliar. Realisasi ini memang di atas dari yang ditargetkan yakni sebesar Rp7,8 miliar.

Realisasi Retribusi Daerah hanya 82 Persen

Sementara itu penerimaan retribusi daerah ada 22 jenis yang dikelola oleh Pemko Siantar. Dari 22 jenis penerimaan retribusi ini dianggarkan sebesar Rp13,2 miliar dan terealisasi sebesar Rp10,9 miliar.

Salah satu retribusi daerah yang tidak mencapai target dalah retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. Dianggarkan sebesar Rp8,5 miliar. Namun yang terealisasi hanya Rp6,8 miliar. Kemudian retribusi pengangkutan sampah, dianggarkan Rp1,8 miliar namun yang terealisasi hanya Rp1,3 miliar.

Lalu izin tempat penjualan minuman beralkohol dianggarkan sebesar Rp10 juta dan terealiasi hanya Rp1,1 juta.

Sedangkan untuk penerimaan Pajak Daerah untuk tahun 2018 ditargetkan Rp40,1 miliar dan terealisai sebesar Rp46,4 miliar atau 115,8 persen. (mag04/pra)

Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2018

No Nama Realisasi
1 Pajak Hotel Rp2.503.367.074
2 Pajak Restoran Rp5.109.797.929
3 Pajak Hiburan Rp700.036.293
4 Pajak Reklame Rp2.834.996.000
5 Pajak Penerangan Jalan Rp18.246.766.373
6 Pajak Air Bawah Tanah Rp427.574.470
7 Pajak Parkir Rp467.609.050
8 BPHTB Rp9.221.506.569
9 PBB Rp6.948.560.682
iklan usi