News

Tabrak Beting, Kapal Nelayan Tenggelam

FaseBerita.ID – Kapal nelayan asal Belawan KM Aina Jaya tenggelam setelah menabrak beting atau timbunan pasir atau lumpur yang panjang di tepi laut di Perairan Bouy 9, Belawan, Jumat (25/12). Kapal dengan beban 6 gross ton (GT) saat itu melintas dari kebun sawit seberang.

Saat melintas di lokasi, tetiba menabrak beting sehingga mengakibatkan udara masuk ke kapal. Para awak kapal mencoba menghidupkan mesin pompa air untuk mengurangi debit udara yang masuk ke kapal. Upaya yang dilakukan sia-sia, sehingga udara semakin banyak yang masuk ke dalam kapal, dan mengakibatkan kapal semakin tenggelam di bagian buritan kapal.

Nahkoda kapal Edi Apriyanto (23), bersama awak lainnya Darmono (67), Sukiman (40), dan Subinanto (54) berusaha menyelamatkan diri agar tidak tenggelam. Mereka berusaha berenang dengan mengapung menggunakan alat seadanya.

“Waktu kapal mengalami kebocoran di bagian kamar mesin, kami berusaha menyelamatkan diri masing- masing agar tidak tenggelam,” cerita Edi.

Kabar tenggelamnya kapal nelayan asal Belawan tersebut telah diterima oleh petugas Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Teluk Nibung jajaran Satrol Lantamal I-Koarmada I untuk melakukan penyelamatan terhadap awak kapal nelayan tersebut.

Pasca tenggelamnya KM Aina Jaya, personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) melalui petugas Patkamla Teluk Nibung melakukan penyelamatan terhadap para awak kapal. Beberapa jam menerima kabar kapal asal tenggelam, petugas TNI-AL Lantamal I – Ko di bawah Armada I menuju ke lokasi untuk memberikan pertolongan.

Petugas Patkamla Teluk Nibung melakukan pertolongan dengan mencoba KM Aina menuju ke tepi alur pelayaran yang tidak berlayar keluar atau masuk Belawan, kemudian menyelamatkan empat orang awak kapal.Para awak kapal KM Aina Jaya terdiri atas nahkoda Edi Apriyanto (23) dan ABK-nya, Darmono (67), Sukiman (40), dan Subinanto (54) dievakuasi ke Lantamal I untuk diberikan pertolongan dan pengecekan Kesehatan sebelum mereka dipertemukan dengan keluarga.

Panglima Komando Armada I, Laksda TNI Abdul Rasyid K mengatakan, akhir-akhir ini cuaca di perairan cepat berubah sehingga menjadi kerawanan terhadap keselamatan pelayaran. Peristiwa tenggelamnya KM Aini Jaya cepat direspon petugas Patkamla Teluk Nibung secara darurat sehingga dapat diselamatkan.

“TNI-AL terus melakukan patroli rutin untuk melaksanakan pengamanan di perairan yang menjadi wilayah kerja Koarmada I, salah satunya di Belawan Sumatera Utara. Kita hadir menjamin keamanan dan keselamatan kapal,” terangnya.

Dijelaskannya, dengan hadirnya KRI dan Kapal Patroli Keamanan Laut yang melaksanakan patroli sesuai arahan pimpinan TNI-AL, dalam hal ini Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, yang terus menerus menekankan tentang keamanan di wilayah yurisdiksi nasional agar mampu secara sigap. (smg/fabe)

iklan usi