News

Tabligh Akbar HUT Asahan Dibatalkan Karena Corona

Bupati dan Sejumlah Pejabat Diperiksa Suhu Tubuh

FaseBerita.ID – Rangkaian kegiatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Asahan ke-74 yakni Tabligh Akbar bersama Ustadz Das’ad Latif terpaksa dibatalkan karena isu virus corona / covid 19.  Pembatalan tersebut berdasarkan surat keputusan dari Majelis Ulama Indonesia MUI Sulawesi Selatan yang melarang Ustad kondang asal Makassar itu datang mengisi kegiatan di luar Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas komunikasi dan informasi Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi wartawan Minggu (14/4). Sedianya acara itu bakal berlangsung di Masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran, pada Minggu malam.

“Benar dibatalkan dan Pemkab Asahan sendiri setelah menerima surat pembatalan itu. Ustad Das’ad Latif langsung menghubungi Bupati Asahan kemarin dan memohon maaf kepada masyarakat Asahan karena dibatalkannya kegiatan tersebut,” kata Rahmad Hidayat Siregar kepada wartawan.

Dengan dibatalkannya acara Tabligh Akbar dan dzikir bersama tersebut kata Hidayat bukan berarti kemeriahan semarak acara ulang tahun Asahan hambar. Dia mengungkapkan masyarakat masih bisa mengunjungi pameran pembangunan Asahan Expo 2020 di lapangan Adhi Pradana selama satu pekan dan kegiatan jalan santai yang sedang berlangsung.

“Cuma tabligh akbar dan dzikir bersama yang dihadiri Ustad Latif dibatalkan, sementara kegiatan yang lain dalam rangka HUT Asahan masih berjalan,” ujarnya.

Mantan Camat Kisaran Timur ini juga menerangkan di saat yang sama pada pelaksanaan car free day pagi ini diadakan jalan sehat bersama ribuan masyarakat yang mana acara ini juga mengajak warga hidup sehat menjaga kebugaran tubuh dan menangkal masuknya virus.

“Atas nama Pemkab Asahan sekali lagi kami mohon maaf atas kejadian yang di luar dugaan ini semoga masyarakat bisa memakluminya,” kata Hidayat mengakhiri.

Sementara itu, untuk mengantisipasi masuknya virus carona (Covid 19), bupati dan seluruh pejabat Pemkab Asahan diperiksa suhu badan di lokasi car free day. Pemeriksaan dilakukan dengan alat temperatur infrared. Dan hasilnya pemeriksaan negatif.

“Alhamdulillah semua yang diperiksa normal, rata rata 36 °c hingga 37 °c,” kata Plt Kadis Kesehatan Asahan, Jhon Hardi Nasution di lokasi car free day.

Jhon menjelaskan bila dalam pemeriksaaan suhu badan mencapai 38 derajat selsius, maka bisa seseorang telah sebut dinyatakan demam. Dan indikasi terkena virus carona adalah demam. Kedepan, ditambahkannya pihaknya akan melakukan pemeriksaan setiap pertemuan atau rapat OPD, hal ini untuk menghindari virus carona.

“Kita akan siapkan petugas untuk melakukan pemeriksaan,” ucap Jhon sembari berharap Asahan terhindar dari virus tersebut. (per/rah)

USI