News

Supir Truk Dirampok: Tangan Diikat, Mulut dan Mata Dilakban

ASAHAN, FaseBerita.ID – Supir truk, Arif Prastiyo bersama dua rekannya menjadi korban aksi perampokan Dusun IV, Desa Air Batu I/II, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan.

Komplotan maling itu membawa kabur satu unit truk Trado, sehingga korban rugi Rp 375 juta. Tak hanya itu, Arif Prastiyo bersama rekannya Hendra Sumanto dan Suhendra mengalami kekerasan dengan tangan diikat, mulut dan mata dilakban.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 20 Juli 2019. Saat itu korban Arif Prastiyo menerima telepon dari orang tak dikenal yang mengaku operator ekskavator.

“Korban dibawa pergi ke area perkebunan. Saat di jalan, pelaku memukul perut dan mengikat korban dan membawa pergi barang-barang, seperti KTP, SIM A, SIM B2 Umum, kartu ATM, serta ponselnya,” ujar AKP Ricky saat dikorfirmasi via telepon, Selasa (23/7/2019).

Ketiga korban berhasil melepaskan ikatan dan menuju pos Hansip, lalu meminta warga mengantar ke Polsek.

Setelah itu mereka mengecek truk mereka yang terparkir di rumah makan di Desa Air Teluk Kiri sudah tidak ada.

Kemudian korban membuat laporan pengaduan atas kejadian itu. Korban melaporkan hal itu pada hari Minggu (21/7/2019) di Polsek Air Batu dengan nomor laporan LP/48/VII/2019/Ash.Sek Air Batu.

“Sedang dilakukan penyelidikan untuk menangkap tiga orang pelaku. Mohon doa agar pelakunya segera tertangkap,” ungkapnya. (bay/rah)