News

Stasiun Karantina Ikan Tanjungbalai Gelar Bulan Bhakti

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID – Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Tanjungbalai Asahan (TBA) menggelar Bulan Bhakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan, dengan membagikan sembako kepada warga lanjut usia (Lansia) dan anak yatim piatu.

“Bhakti sosial yang kita lakukan kepada masyarakat Lansia dan anak yatim piatu dengan membagikan 300 ratus paket sembako di antaranya berupa, ikan segar sebanyak 2 Kg, beras satu karung (5 Kg), gula putih 1 Kg, dan mie instan 1 kotak,” kata Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan TBA Sondang Sitorus, Kamis (18/7), di lokasi pelabuhan.

Dikatakan pria lulusan master sains jurusan lingkungan biologi ini, selain memberikan sembako pada warga, Hari Bulan Bhakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan juga melakukan pemeriksaan tensi darah, golongan darah, cek hemoglobin (HB), gula darah, kolesterol dan cek asam, serta donor darah untuk digunakan bagi warga yang membutuhkan.

Masih menurut Sondang Sitorus, Hari Bulan Bhakti tahun 2019 ini, pihaknya menggandeng/bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Rumah Sakit Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai, Pemko Tanjungbalai, Bea Cukai, KSOP, PSDKP, Pelindo dan TNI-Polri, serta instansi lainnya, dan masyarakat lain berkisar 400 orang, khususnya menjalin tali silaturahim yang erat.

Sondang Sitorus mengaku, dengan mengangkat tema “Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina (Gemasatukata)” diharapkan dapat menggerakkan dan menumbu kembangkan pemahaman seluruh masyarakat kelautan dan perikanan untuk gemar makan ikan, serta bersama-sama berkontribusi dalam membangun kedaulatan, untuk menopang kemandirian ekonomi/kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

Sementara, Inah (60) didampingi anak gadisnya, mengucapkan terimakasih kepada pihak Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Tanjung Balai Asahan (TBA) atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kami sangat salut dan bangga, karena acaranya sangat menyentuh bagi masyarakat sekitar yang sudah lansia, serta merasa diperhatikan oleh pemerintah, dan semoga tahun-tahun mendatang giat ini tetap diadakan,” pungkasnya.

Ketua PMI Kota Tanjungbalai H Kosasih didampingi Dirut RS Tengku Mansyur Dr Ida mengatakan, seluruh warga yang melakukan pendaftaran hanya 20 orang donor darah,a diharapkan seluruh instansi melaksanakan kegiatan ini.

“Setiap bulan kita harus menyediakan 200 kantong darah untuk memenuhi BPJS,” ujarnya. (ck-04/ahu)