News

Solar dari Luar Sibolga Bongkar di Tangkahan

FaseBerita.ID – Bahan bakar minyak jenis solar asal luar daerah dikabarkan marak masuk ke Sibolga. Dan, oknum yang melakukan aktivitas tersebut membongkar solar di tangkahan.

Wartawan pun mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut dengan menyambangi beberapa tangkahan ikan di Kota Sibolga.

Seperti diketahui, di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, kapal ikan merupakan ‘pengonsumsi’ solar terbesar. Sehingga, Tangkahan selalu menjadi sasaran para mafia untuk menyalurkan BBM (bahan bakar minyaknya).

Di salah satu tangkahan di sekitar Jalan KH Ahmad Dahlan Sibolga, wartawan berhasil memergoki sebuah mobil truk jenis cold diesel sedang membongkar minyak jenis Solar, Sabtu (13/3).

Dari amatan wartawan, mobil dengan bak terbuka tersebut mengangkut solar dengan menggunakan tandon plastik persegi empat dan drum kaleng. Diperkirakan, jumlahnya sekitar 5 ton.

Solar yang diduga ilegal tersebut kemudian dipompa ke sebuah kapal ikan dengan menggunakan mesin.

Diduga, pemilik kapal sudah memesan solar tersebut sebelumnya.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga yang ditemui di tangkahan, truk dengan nomor Polisi seri B tersebut sudah dua kali masuk.

“Minyak dari luar kota itu. Ini yang kedua kalinya mereka masuk. Kalau kulihat muatannya sekitar 5 ton itu. Gak tahu minyak siapa ini. Tapi yang pasti, berani kali memang orang ini main begini,” kata pria yang tak ingin menyebutkan namanya.

Namun, warga mengaku tidak tahu pasti siapa pemilik minyak tersebut.

“Gak tahu siapa yang punya, Bang. Cobalah tanya yang bongkar itu,” ungkapnya.

Saat wartawan mencoba bertanya pada 2 orang wanita yang sedang duduk sambil mengamati para pekerja membongkar minyak yang diduga ilegal tersebut, keduanya mengaku tidak tahu apa-apa.

Keduanya malah bergerak dari tempat duduknya dan pergi keluar tangkahan meninggalkan minuman dingin yang sudah disediakan.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu Ramadhansyah Sormin, ketika dimintai tanggapan terkait solar tersebut mengaku akan menyelidiki terlebih dahulu informasi tersebut.

“Kita lidik dulu ya,” kata Sormin. (ts/fabe)

USI