News

Soal Balita Tertimpa Tabung Oksigen di RSUD Rantauprapat, Kapolres: Jangan Ditanya Terus, Nanti Saya Bosan

FaseBerita.ID – Tewasnya balita, Zulaika warga Kampung Pajak, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) akibat tertimpa tabung oksigen di RSUD Rantauprapat akhir Januari 2021 lalu, hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak Polres Labuhanbatu.

Hanya saja, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan yang ditanya terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut, meminta wartawa untuk tidak terus bertanya dengan alasan nanti dirinya bosan menjawab.

“Masih berjalan proses penyelidikannya,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, Selasa (9/2) siang melalui pesan Whatsapp.

Baca juga:

Belum Ada Tersangka Kasus Tewasnya Balita di RSUD Rantauprapat

Saat ditanya jumlah saksi yang sudah diperiksa dan apakah sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka, Deni meminta wartawan bersabar. Katanya, jika sudah jelas, pasti akan diungkapkan atau diekspos.

“Itu perlu proses, ada sulit dan mudah. Jangan ditanyakan terus, nanti saya bosan jawabnya,” sebut Deni.

“Kalau sudah jelas posisi kasusnya dan masuk tahap penyidikan, pasti akan diekspos. Sabar,” tambahnya.

Sebelumnya, seorang balita berusia 3 tahun tewas akibat tertimpa tabung oksigen di RSUD Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (26/1) sekira pukul 21.00 WIB. Informasi dihimpun, korban bersama keluarganya datang ke rumah sakit tersebut sebagai tamu untuk membesuk pasien.

Baca juga:

Balita Tertimpa Tabung Oksigen di RSUD Rantauprapat Diduga Kelalaian Manajemen

Naas, korban tertimpa tabung oksigen kosong yang berada di depan ruangan VIP rumah sakit. Korban sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) namun nyawanya tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia.

Humas RSUD Rantauprapat Doni Simamora, Rabu (27/1) membenarkan peristiwa naas tersebut.

“Benar, korban merupakan warga Kampung Pajak, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Korban sempat dilarikan ke UGD namun tidak tertolong. Sewaktu kejadian, orangtua korban tidak melihat, mungkin berada di salah satu ruangan pasien,” jelasnya melalui telepon seluler.

Menurutnya, pihaknya telah membatasi jam berkunjung di RSUD. Soal tabung oksigen, kata dia, kemungkinan petugas sedang melakukan pergantian tabung yang sudah kosong dengan yang berisi di ruangan pasien.

Baca juga:

Balita Tewas Tertimpa Tabung Oksigen di RSUD Rantauprapat

“Tabung oksigen itu kalau tidak disentuh mana mungkin bisa tumbang. Pihak RSUD Rantauprapat pada masa pandemi Covid-19, telah membatasi jam berkunjung untuk masyarakat. Serta tidak menguzunkan membawa anak-anak di bawah usia 12 tahun,” jelasnya.

Saat disinggung, apakah kejadian tersebut merupakan kelalaian petugas keamanan sehingga anak di bawah umur bisa masuk, Doni menepisnya.

“Namanya juga manusia. Semua bertanggung jawab termasuk manajemen RSUD Rantauprapat. Sudah ada yang diperiksa dari pihak rumah sakit. Petugas oksigen dan cleaning servis,” tandas Doni. (bud/fabe)

iklan usi