News

Siswi SMK Dolok Sanggul Tewas: Usai Ujian, Mandi di Air Terjun

FaseBerita.ID – Kristina Pasaribu (18), siswi SMKN 1 Dolok Sanggul meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di air terjun Sampuran Pollung di Desa Aek Godang Arban, Kecamatan Onan Ganjang, Humbahas, Sabtu (28/3).

Kristina bersama dua rekannya, Marito Simatupang dan Elli Silaban sempat berhasil ditolong oleh warga setempat, namun Kristina meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.

Kapolres Humbahas Rudi Hartono melalui PS Paur Subbag Humas SB Lolo Bako menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban bersama teman-temanannya satu sekolah merayakan euforia hari terakhir masuk sekolah, usai ujian.

Mereka pergi ke lokasi wisata air terjun Sampuran Pollung sebagai bentuk selebrasi. “Sekira pukul 08.30 WIB korban bersama teman-temannya berangkat dari SMKN 1 menuju air terjun Sampuran Pollung. Beberapa di antara mereka naik angkutan umum, yang lain naik sepedamotor” kata Lolo Bako.

Empat orang rekan korban lainnya, melihat Kristina bersama Marito dan Elli mandi di lokasi air terjun yang arusnya sangat deras. Kemungkinan, mereka terbawa arus pusaran air terjun dan tak mampu berenang untuk kembali ke darat. Ketiga temannya timbul tenggelam di air, tetapi mereka tidak berani menolong.

“Keempat saksi melihat korban bersama temannya kadang-kadang tenggelam dan kadang-kadang muncul ke permukaan air,” ujar Lolo.

Dengan bantuan warga di sekitar lokasi, ketiga siswi tersebut berhasil diselamatkan dari air terjun dan memberikan pertolongan pertama seadanya. Marito dan Elli berhasil selamat. Akan tetapi, Kristina meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Dolok Sanggul.

“Saat ini korban meninggal dunia sudah berada di rumah duka di Desa Pasaribu setelah menjalani visum luar,” terangnya. (sht)

USI